Menu

Selama Pandemi Covid-19 Pemko Batasi Operasional Bus TMP, Begini Penjelasan Walikota

Ryan Edi Saputra 21 May 2020, 21:38
Walikota Pekanbaru, Firdaus
Walikota Pekanbaru, Firdaus

RIAU24.COM - PEKANBARU - Pemko Pekanbaru mengurangi operasional bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) selama pandemi virus corona. Hal ini dikhawatirkan bus TMP menjadi salah satu titik penyebaran virus corona.

"Kami sengaja mengurangi operasional bus TMP. Karena, penyebaran virus corona paling riskan di fasilitas umum," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Kamis (21/5/2020).

Dari sekian banyak wabah pada beberapa tahun lalu, virus corona inilah yang dinilai paling dahsyat. Penularannya butuh waktu yang pendek terhadap negara-negara di dunia. 

"Jumlah pasien yang meninggal dan terpapar sangat banyak. Tetapi yang lebih dahsyat lagi dari ini semua, krisis kesehatan yang diakibatkan oleh virus corona ini membawa kepada krisis ekonomi," ujar Firdaus.

Karena, virus ini belum ada vaksinnya. Para pakar kesehatan dunia hanya bisa mengetahui ciri-cirinya.

Maka dilakukan pengobatan dalam bentuk pasien dalam pengawasan. Kemudian dilanjutkan dengan proses swab (pengambilan sampel lendir pada saluran pernafasan).

Berbagai negara mengambil langkah lockdown (karantina wilayah). Akhirnya, krisis ekonomi terjadi.

Akibatnya, banyak karyawan di rumahkan. Banyak sektor non formal tak bisa bergerak.

Makanya terjadilah krisis sosial. Maka dibutuhkan kesetiakawanan sosial untuk saling berbagi dalam kondisi ini.

"Tim Gugus Tugas Covid-19 Pekanbaru telah mengumpulkan bantuan sembako dari orang pribadi ataupun perusahaan. Makan kami pun menyalurkan. Makanya bantuan yang disalurkan ini dari masyarakat untuk masyarakat. Inilah yang disebut dengan kesetiakawanan sosial dan juga kesalehan sosial," sebut Firdaus.