Menu

Terulang Lagi, Warga Ramai-ramai Serbu Rumah Sakit untuk Jemput Jenazah, Netizen: Masa Sikit-sikit Covid....

Siswandi 9 Jun 2020, 14:24
Salah satu rekaman video yang memperlihatkan warga berusaha menerobos masuk rumah sakit, untuk menjemput jenazah yang dklaim pihak rumah sakit meninggal karena Corona. Foto: int
Salah satu rekaman video yang memperlihatkan warga berusaha menerobos masuk rumah sakit, untuk menjemput jenazah yang dklaim pihak rumah sakit meninggal karena Corona. Foto: int

RIAU24.COM -  Sebuah rekaman video saat ini tengah viral di media sosial. Dalam rekaman tu, tampak warga bersama-sama menyerbu sebuah rumah sakit di daerah Bekasi, Jawa Barat. Usut punya usut, ternyata kedatangan warga bertujuan untuk menjemput jenazah salah seorang warga, yang meninggal di rumah sakit itu. 

Langkah itu dilakukan karena warga tidak terima warga mereka yang meninggal itu disebut karena virus Corona Covid-19. Sebab, ada hasil cek laboratorim yang membuktikan bahwa warga itu meninggal karena penyakit lain. 

Kejadian ini juga sekaligus menambah daftar aksi warga di Tanah Air, yang tak terima anggota keluarga mereka dinyatakan meninggal karena virus tersebut. Seperti diketahui, sebelum kejadian ini, aksi serupa juga telah terlebih dahulu terjadi di daerah lain. 

Dilansir viva yang merangkum akun media @bekasi.terkini, Selasa 9 Juni 2020, warga tersebut berasal dari Desa Srimukti Kampung Gabus Dukuh. 

Kejadian itu bermula ketika salah seorang warga desa itu meninggal pada Senin 8 Juni 2020 kemarin. Sesuai hasil laboratorium, warga tersebut dinyatakan meninggal bukan karena virus Corona Covid-19. Namun belakangan pihak rumah sakit menyatakan warga tersebut meninggal karena Covid-19. 

Buntutnya, pihak keluarga pun tak diperbolehkan membawa pulang jenazah anggota keluarga mereka. Tak terima dengan perlakuan pihak rumah sakit, warga desa akhirnya kompak untuk mendatangi rumah sakit dan memaksa pihak pengelola menyerahkan jenazah tersebut. 

Dalam video itu terlihat seorang pria yang menggedor pintu sebuah ruangan yang tertutup. Ada suara yang menyebut terkait kematian jenazah bukan karena COVID-19.

"Sudah jelas-jelas penyakitnya," kata seorang pria dalam vidoe itu.

Selain itu, juga terdengar suara untuk langsung menerobos masuk ke dalam ruangan tersebut. Untuk membawa jenazah warga yang meninggal tersebut.

"Udah masuk masuk," kata seseorang dalam video itu.
"Udah ambil," desak warga lain. 
"Buka gak, gila kali lah," komentar yang lainnya.

"Warga udah nungguin," kata yang lain.

Tidak lama kemudian ruangan yang ditutup dan digedor-gedor tersebut terbuka. Terlihat ada beberapa petugas medis yang mengenakan APD lengkap sambil mengangkat tangannya. Tidak lama kemudian sejumlah orang tersebut masuk ke dalam ruangan tersebut.

Sontak saja, unggahan tersebut menuai banyak komentar dari netizen. Tidak sedikit yang mempertanyakan mengenai kondisi tersebut.

"Kebiasaan, bukan karena korona dibilang korona. Gk mau jujur amat," komentar netizen. 
"Jangankan gitu, tantenya temen gua aja udah tahunan kena ginjal pas meninggal positif corona," komentar yang lain.
"Masa apa apa covid.. Gmn sih tim medis.. Kasihan kan keluarganya," komentar yang lain.
"Nah ini nih yg model begini nih, bkn covid malah diblg covid," komentar netizen lain. ***