Menu

Tumpahan Minyak di Pulau Mauritius Telah Menyebabkan Matinya 39 Lumba-lumba

Devi 31 Aug 2020, 14:52
Tumpahan Minyak di Pulau Mauritius Telah Menyebabkan Matinya 39 Lumba-lumba
Tumpahan Minyak di Pulau Mauritius Telah Menyebabkan Matinya 39 Lumba-lumba

RIAU24.COM -  Awal bulan ini, kapal milik Jepang yang mengangkut lebih dari 3600 ton bahan bakar mengalami kebocoran, hingga akhirnya merusak ekosistem pulau Mauritius. Sebagai imbasnya, 39 lumba-lumba ditemukan mati pada Jumat (28 Agustus). Dan setelah dilakukan investigasi, diketahui ternyata kapal tersebut diduga sengaja ditenggelamkan di kawasan itu.

zxc1

Jacqueline Sauzier dari Mauritius Marine Conservation Society, seperti dikutip Al Jazeera, menjelaskan bahwa, “Hal yang juga memprihatinkan adalah kita tidak mengetahui kemungkinan efek jangka panjangnya. Minyak adalah minyak bahan bakar rendah sulfur baru yang diperkenalkan untuk mengurangi polusi udara. Ini pertama kalinya jenis minyak itu tumpah, jadi belum ada studi jangka panjang tentang dampaknya."

Tragedi ini telah mendorong ribuan warga untuk melakukan protes di ibu kota Mauritius atas bagaimana pemerintah mereka menangani masalah tersebut. Rupanya, tumpahan tersebut terjadi sejak pada 6 Agustus 2020, namun tindakan pengendalian kebocoran dilakukan dengan sangat lambat.