Refly Harun Sebut Ahok Berani Bikin Heboh Karena Cantolannya Jokowi, Ini Alasannya

Kamis, 17 September 2020 | 10:40 WIB
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun

RIAU24.COM - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menanggapi tentang pernyataan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang membongkar aib Pertamina.

Tak hanya itu, Ahok juga membongkar kebiasaan buruk di BUMN, mulai dari pembubaran kementerian, komisaris titipan hingga persoalan gaji direksi. 

Dilansir dari Viva.co.id, Kamis, 17 September 2020, Refly menyebutkan Ahok berani mengutarakan hal itu karena punya cantolan atau kaitan langsung dengan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Tiba-tiba Tutup Botol Kopi Copot Sendiri, Abdel Langsung Hentikan Wawancara Dengan Komeng

"Kalau komisaris cantolannya hanya pejabat di bawah menteri atau menteri itu sendiri tidak kuat. Makanya orang seperti Ahok berani dia petantang-petenteng, ribut, protes dan lain sebagainya. Karena cantolannya Presiden langsung," kata dia di akun YouTube-nya, Rabu 16 September 2020.

Refly melanjutkan, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga pun tak berani langsung membalikkan kritik Ahok. Kata Refly, Arya tahu berhadapan dengan siapa. Jika adu kekuatan, menurut dia, bisa-bisa Arya yang akan tersingkir.

"Arya Sinulingga yang biasanya boros omongan, tak berani juga langsung timpe ahok. Kenapa gitu, karena dia akan mengukur kalau adu kekuatan siapa yang akan tersingkir," ujarnya lagi.

Baca Juga: Tiga Pasang Paslon Bupati dan Wakil Bupati Siak Teken Pakta Integritas Protokol Kesehatan

Refly menambahkan, begitulah kondisi di BUMN saat ini. "Itulah kalau kita lihat BUMN dalam kacamata power struggle," lanjutnya.

Bahkan, lanjut dia, jika head to head dengan Erick Thohir pun, Ahok pun masih percaya diri. Karena cantolannya sama-sama Presiden. 

"Hanya, Ahok kan punya sejarah yang lebih panjang ketika sama-sama menjabat di kantor Gubernur DKI sebagai Wakil Gubernur dan Gubernur," tandasnya.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...