Tragis, Gadis Ini Diperkosa Oleh Seorang Pria Saat Ujian di Depan 12 Mahasiswa di Jhansi College

Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:38 WIB
Tragis, Gadis Ini Diperkosa Oleh Seorang Pria Saat Ujian di Depan 12 Mahasiswa di Jhansi College Tragis, Gadis Ini Diperkosa Oleh Seorang Pria Saat Ujian di Depan 12 Mahasiswa di Jhansi College

RIAU24.COM -  Seorang gadis remaja mengaku diperkosa oleh seorang mahasiswa di tengah ujian. Remaja berusia 17 tahun itu menuduh serangan itu terjadi setelah dia secara paksa dibawa ke dalam kampus Jhansi College di Uttar Pradesh, India pada hari Minggu.

Dia mengklaim sekitar selusin siswa menyaksikan sementara satu pria memperkosanya dan yang lain merekam serangan itu. Mereka juga diduga mengambil uangnya sebesar 2.000 rupee (£ 20) sebelum melarikan diri dari tempat kejadian.

Korban yang diduga mengatakan dia pergi menemui seorang anak laki-laki di kampus sementara ujian pendahuluan pegawai negeri provinsi (PCS) Uttar Pradesh 2020, yang harus dilalui siswa untuk bekerja di pemerintah negara bagian, sedang berlangsung.

Baca Juga: ABG Berkendara Bak 'Supermen Terbang' Ditilang Polisi, Ini Pasal Berlapir yang Dijerat

Dia mengatakan sekelompok mahasiswa mendekati mereka dan memukuli bocah itu sebelum memaksanya melalui gerbang yang tidak dijaga ke pusat ujian perguruan tinggi tempat dia dilecehkan secara seksual.

Para penyerang diduga mengancamnya dan mengatakan mereka akan menjadikan video pemerkosaan itu viral secara online jika dia memberi tahu siapa pun.

Dinesh Kumar P, pengawas senior polisi, mengatakan kepada media: "Beberapa personel polisi mendengar tangisan gadis itu dan membawanya ke kantor polisi Sipri Bazaar di mana dia menceritakan penderitaannya kepada polisi."

Delapan siswa telah ditangkap sehubungan dengan insiden tersebut, dua di antaranya bernama Rohit Saini dan Bharat Kushwaha.

Polisi terus menyelidiki, termasuk bagaimana gadis itu bisa saja dipaksa masuk ke dalam pusat ujian tanpa menarik perhatian satpam yang bertugas saat itu. Sementara itu, gadis itu telah dikirim untuk pemeriksaan medis, dan pihak berwenang mengatur agar dia menerima bantuan psikologis untuk mengatasi traumanya.

Baca Juga: Terkuak, Pembunuh Seorang Guru Sejarah di Perancis Memiliki Kontak Dengan Pejuang di Suriah

Hakim distrik Jhansi Andhra Vamsi mengatakan kasus itu akan disidangkan di pengadilan jalur cepat.

Kepala sekolah Jhansi mengatakan bahwa pria yang dituduh adalah siswa tahun kedua dan institut tersebut bekerja sama dengan polisi dalam menetapkan identitas siswa lain yang terlibat dalam insiden tersebut.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...