Menu

Warga Kesal Antrean Kendaraan di Roro Sei Selari Pakning Hingga Berjam Jam Seperti Ular

Dahari 19 Oct 2020, 19:44
Antrean panjang seperti ular di sei selari Pakning
Antrean panjang seperti ular di sei selari Pakning

RIAU24.COM - BENGKALIS - Para pengguna jasa penyeberangan RoRo di Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu mengeluhkan antrean yang cukup lama terjadi. Pasalnya kondisi hari kerja seperti ini tidak pernah terjadi antrean panjang dan lama di pelabuhan tersebut. 

Iwan warga Pekanbaru yang bekerja di Bengkalis mengungkapkan mengaku memang secara rutin setiap hari Senin, untuk menuju Bengkalis dari Pekanbaru. Biasanya hanya mengabiskan waktu paling lama satu jam untuk antren penyeberangan. 

Namun dia menyesalkan bahwa kali ini, ia harus mengantre sejak pukul 10.00 WIB pagi bersama kendaraan roda empatnya, hingga pukul 15.00 WIB, itupun belum juga menyeberang ke Bengkalis.

"Sampai jam tiga sore ini belum juga menyeberang ke Pulau Bengkalis. Biasanya paling lambat jam 12 udah sampai kami,"kesal Iwan.  

Kondisi ini membuatnya terpaksa membatalkan kegiatan kerjanya hari ini di kota Bengkalis, karena harus terkurung sampai berjam jam di pelabuhan RoRo Sungai Pakning.

"Kalau sudah seperti ini pening kita habis waktu di antrean saja. Kondisi cuaca juga panas lagi,"kesalnya, Senin 19 Oktober 2020.

Hingga pukul 15.00 WIB kendaraanya masih berada di dalam antrean RoRo tersebut, sementara kondisi antrean semakin mengular menjelang siang. 

"Udah panjang, sampai jam segini saja udah sampai ke gerbang tiket sana antreannya.  Kalau normal dihari kerja seperti ini paling lama satu jam kita antre dan langsung menyeberan ke bengkalis,"ucap Iwan. 

Sementara, Kepala UPT Penyeberangan Bengkalis M. Fauzi tidak menampik dengan terjadinya kepadatan antrean di pelabuhan RoRo Sungai Pakning.  Menurutnya, kondisi kepadatan antrean ini terjadi karena armada kapal yang beroperasi hanya dua kapal saja.  

"Sejak sore kemarin dua kapal saja yang beroperasi seharusnya tiga kapal. Namun karena satu kapal mengalami kerusakan terpaksa dua kapal yang bisa di operasikan,"ujar Fauzi. 

Diutarakannya, kapal yang mengalami kerusakan tersebut,  yakni kapal RoRo Swarna Putri. Kapal tersebut saat ini tengah dilakukan perbaikan oleh teknisinya. 

"Teknisinya kita datangkan dari Batam,  tadi baru sampai sekarang sedang dicek di pelabuhan sandar kargo di sana,"kata Fauzi. 

Meskipun saat ini sedang diperbaiki,  Fauzi belum bisa memastikan perbaikan ini akan berlangsung hingga kapan.  Karena masih dalam pengecekan dan diupayakan bisa selesai hari ini juga.  

Dikatakannya lagi, untuk Bengkalis sebenarnya ada lima kapal yang melayani penyeberangan Bengkalis- Sungai Pakning ini. Namun dua kapal lagi sedang melakukan docking perawatan rutin, sehingga tinggal tiga kapal yang berada di tempat. 

"Namun karena satu kapal mengalami kerusakan terpaksa hanya dua kapal yang bisa melayani penyeberangan. Kita akan upayakan secepatnya selesai perbaikan ini,"pungkasnya.