Menu

Wanita Cantik Ini Nekat Bunuh Diri Setelah Diduga Dianiaya di Tempat Kerjanya di Singapura

Devi 23 Nov 2020, 10:45
Wanita Cantik Ini Nekat Bunuh Diri Setelah Diduga Dianiaya di Tempat Kerjanya di Singapura
Wanita Cantik Ini Nekat Bunuh Diri Setelah Diduga Dianiaya di Tempat Kerjanya di Singapura

RIAU24.COM -  Setelah diduga dilecehkan di tempat kerjanya di Singapura, seorang wanita Malaysia berusia 20 tahun diduga melakukan bunuh diri dan saat ini, keluarganya berusaha untuk mencari keadilan bagi putri tercinta mereka.

Catrene Khoo bunuh diri pada Desember 2019. Ceritanya terungkap setelah dibagikan di halaman Facebook “Selamatkan kami dari SLM Vxxxxxcare Singapura” di mana terungkap bahwa dia diduga mengalami pelecehan verbal dan juga mendapat tekanan yang tidak perlu saat bekerja untuk perusahaan terapi mata di Singapura.

Ibu Catrene, yang telah berbicara dengan media sehubungan dengan kasus tersebut mengatakan bahwa putrinya mulai bekerja di perusahaan mengerikan itu sebagai terapis pada Agustus 2019. Seperti dilansir Shin Min Daily News, dia diduga menderita pelecehan verbal dari bosnya, Darren Yaw yang sering memanggilnya “bodoh”, “idiot”, dan “bebal”.

Selain itu, bos juga mengurangi libur akhir pekan Catrene setelah dia mengambil cuti medis. Sang ibu percaya bahwa dua kejadian ini mendorongnya untuk bunuh diri. Dalam insiden lain, Catrene mengajukan cuti tanpa bayaran untuk kembali ke Malaysia untuk pemakaman, tetapi dia masih menerima banyak panggilan pada kesempatan itu untuk memaksanya kembali bekerja.

Yang terakhir adalah ketika dia mengajukan cuti 6 hari untuk pernikahan yang dikurangi menjadi empat hari tetapi tepat sebelum dia mengambil cuti, dia dipecat. Dia juga diminta untuk membayar SGD1.000 kepada perusahaan karena diduga melanggar kontrak. Diyakini bahwa karena dia tidak dapat mengatasi tekanan emosional, dia diduga bunuh diri setelah kembali ke Malaysia.

zxc2


Sang ibu ingin mencari keadilan untuk putrinya tetapi dia tidak memiliki uang dan paspor serta dengan kuncian Covid-19, tidak ada cara baginya untuk sampai ke sana. Tetapi mantan karyawan perusahaan telah membantunya membuat laporan dengan Kementerian Tenaga Kerja dan dia juga membuat laporan polisi terhadap bosnya di sini di Malaysia.

Menurut Shin Min, bos membantah tuduhan dan mengatakan Catrene dipecat karena dia tidak tampil di tempat kerja. Dia juga mengatakan bahwa aneh bahwa kasus tersebut baru terungkap setelah satu tahun dan dia yakin bahwa kasus tersebut telah dipalsukan oleh para pesaingnya.

Meski membantah, bos tersebut telah meminta maaf kepada keluarga Catrene. Kementerian Ketenagakerjaan sedang menyelidiki kasus tersebut.