Bertemu Komjen Listyo Sigit, AHY: Saya Berharap Polri Semakin Profesional Menyelesaikan Isu Intoleransi dan Radikalisme

Senin, 18 Januari 2021 | 16:00 WIB
Bertemu Komjen Listyo Sigit, AHY: Saya Berharap Polri Semakin Profesional Menyelesaikan Isu Intoleransi dan Radikalisme (foto/int) Bertemu Komjen Listyo Sigit, AHY: Saya Berharap Polri Semakin Profesional Menyelesaikan Isu Intoleransi dan Radikalisme (foto/int)

RIAU24.COM - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketum Partai Demokrat berbincang-bincang dengan Komjen Pol Listyo Sigit. Seperti diketahui Komjen Pol Listyo Sigit adalah calon tunggal Kapolri pilihan Presiden Jokowi menggantikan Jenderal Pol Idham Azis.

Baca Juga: Klapa Village Percontohan Rumah DP 0 Persen di Audit BPK

Lewat akun twitter @AgusYudhoyono disampaikan pertemuan silaturahin itu berlangsung di Kantor Partai Demokrat. AHY berharap di bawah kepemimpinan beliau, Polri dapat semakin aktif dalam menegakkan hukum.


"Selain itu, saya berharap agar ke depan Polri juga semakin profesional dalam menyelesaikan isu-isu terkait intoleransi, radikalisme, serta semakin sukses dalam menciptakan stabilitas keamanan nasional," cuit @AgusYudhoyono, Senin (18/1/2021).

"Terakhir, saya menyampaikan pada Komjen Sigit agar Kapolri yang baru dapat berdiri di atas semua kelompok, golongan dan kepentingan. Agar keadilan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat, ‘justice for all," tutup AHY.

Baca Juga: Sandiaga Uno Unggah Pertemuan Dengan Prabowo Bahas Pariwisata, Netizen: Sudah Tak Ingat Habib Rizieq

Cuitan itu langsung dikomentari warganet yang juga berharap hal sama jika nanti Komjen Sigit benar terpilih sebagai Kapolri. @latief2003: "Bila pemimpinnya jujur, siapa yg berani korupsi!"

@IthoSablenk: "Kita semua berharap kapolri yg baru bisa berbuat adil... Tapi kayanya itu cuma mimpi mengingat yg mimpin negaranya adalah seorang pendusta, munafik, jahat, dzalim terhadap rakyat dan umat islam. Di era pemimpin pendusta sekarang ini susah mencari keadilan."

@NSongsoro: "Semoga saja amamah dan cerdas dalam mengambil segala keputusannya memihak kepada hukum kepentingan rakyat."

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...