Kapolres Bengkalis Sambangi Anak Yatim Bequranic dan Bercerita Masa Kecilnya

Sabtu, 23 Januari 2021 | 01:42 WIB
Kapolres Bengkalis saat di Bequranic Kapolres Bengkalis saat di Bequranic

RIAU24.COM - BENGKALIS - Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan Jumat 22 Januari 2021 kemarin langsung mengunjungi tim Eksternal Bequranic yang beralamat di Jalan Utama Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis.

"Untuk program yang disampaikan oleh Ustadz Imron bersama timnya, soal kelanjutan pendidikan anak yatim, kami sangat berbangga dengan program ini sehingga anak yatim yang memerlukan pendidikan bisa tersalurkan,"ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan.

Menurut Kapolres Bengkalis, diharapkan sesuai yang disampaikan Ustadz Imron bahwa masih banyak anak yatim yang belum bisa mengenyam pendidikan. Tetapi, setelah dibentuk tim, program ini akan bisa disukseskan bersama sama kepada semua instansi, stakeholder dan lembaga.

"Bahkan bagi perusahaan jika ada yang berkeinginan untuk membantu anak yatim Bequranic bisa sekolah, supaya anak yatim ini juga bisa mendapatkan orang tua asuh,"ungkapnya.

Baca Juga: Alat Memadamkan Api Karhutla Kurang, Sudah Puluhan Hektar Lahan Terbakar Di Kelemantan

"Kami dari kepolisian juga akan menghimbau kepada seluruh anggota kepolisian yang ada di lingkungan Polres Bengkalis untuk menjadi bapak asuh membantu pendidikan bagi masyarakat di sini,"ujar Kapolres AKBP Hendra Gunawan lagi.

Saat mengunjungi Bequranic, AKBP Hendra Gunawan sempat bercerita tentang masa kecilnya, hanya berlatar belakang anak dari orang tua yang keduanya tidak tamat SR (Sekolah Rendah setara SD. Dirinya pernah lari keluar dari rumah warisan, karena tidak menerima warisan rumah.

Diceritakan Hendra Gunawan lagi, namun dengan berjalannya waktu, ia mendapat doa restu sehingga seorang Hendra Gunawan berkesempatan mengunjungi beberapa negara tanpa modal sepeserpun atas kemampuan Bahasa Inggrisnya.

"Keberhasilan itu harus disertai dengan proses, harus disertai dengan kerja keras. Orang tua saya juga bukan orang yang mampu, bukan orang tua yang kaya raya. Tapi orang tua saya punya proses, orang tua saya bekerja dengan gigih,"cerita Hendra.

Baca Juga: Kapolda Berjibaku Padamkan Karhutla di Kelemantan Bengkalis

"Orang tua saya baik ibu maupun bapak, SR saja tidak lulus. Tetapi karena kegigihan dalam usahanya menjadikan dia sukses, untuk itu kita sekarang berada di pesantren jangan minder, nanti susah cari kerja, rejeki itu sudah ada yang ngatur,"ungkap Kapolres dihadapan para santri.

"Untuk itu adik-adik sekarang harus punya prasangka, punya cita-cita, punya keinginan, punya mimpi agar bisa menjadi kebanggaan orang tua dan negara Indonesia,"ucapnya lagi.

Disamping itu, Kapolres kembali bercerita dihadapan santri, ternyata juga memiliki cita cita menjadi presiden, dengan kerja berdasi, pakai jas, ruangan AC dan saya ingin ke luar negeri jalan-jalan.

"Dikarena usaha orang tua saya punya angkutan mobil, tiap hari ditangkap mobilnya. Ucapan orang tua saya kepada saya, kamu harus jadi Akabri, atau polisi ataupun tentara, terserah. Pesan rasulullah saya ikuti kemauan orang tua saya. Jadi, mulai SMP sudah berlatih bangun pagi, ngepel rumah, kemudian lari pagi, juga sore, lari lagi,"pungkas Kapolres mengakhiri ceritanya dihadapan para Santri Bequranic.

Sebelumnya, Tim Donasi Eksternal Bengkalis Qur'an Center (Bequranic) mendapat dukungan dari Camat Bengkalis, kemudian, dukungan tersebut datang dari seorang Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan.

 

PenulisR24/hari



Loading...
Loading...