Minta Warga Waspada Terhadap Potensi Gempa di Sulawesi Tenggara, Ini Penjelasan BMKG

Sabtu, 23 Januari 2021 | 18:06 WIB
Ilustrasi/net Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kendari Rudin meminta kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya gempa di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dia menyebutkan jika potensi tersebut dimungkinkan bisa terjadi, namun berdasarkan pantauan pihaknya, gempa berpotensi terjadi dalam skala kecil.

Baca Juga: Jokowi Lantik Gubernur Sumbar Mahyeldi, Tifatul Sembiring: Semoga Diberkahi Bangun Nagari Minangkabau

"Potensi gempa tetap ada hanya saja semoga tidak besar, karena sepengetahuan kami gempa itu semakin sering terjadi magnitudonya semakin kecil," ujar Rudin.

Dia menambahkan, potensi gempa di Sulawesi Tenggara berskala kecil karena wilayah tersebut berada pada segmen sesar mendatar sehingga hanya dapat membuat gempa dengan kekuatan kecil.

"Sultra berada pada segmen sesar mendatar, sementara di wilayah Sulawesi Barat berada di segmen sesar besar, dimana pergeseran sesar tersebut terjadi penumpukan frekuensi gempa besar sehingga keluar dengan jumlah yang cukup banyak," tutur Rudi.

Baca Juga: Miliki Kesamaan DNA Dengan Manusia, Orangutan di Borneo Dites Sebelum Dilepas

Walau demikian, Rudi tetap mengimbau masyarakat tetap waspada dengan kondisi saat ini, mengingat gejala alam belum dapat diprediksi secara pasti karena setiap saat dapat berubah.

Untuk mendeteksi dini pergerakan sesar bumi tersebut, BMKG Stasiun Geofisika Kendari telah memasang sembilan alat pendeteksi dini gempa di sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara di antaranya di Kabupaten Kolaka ada dua alat, kemudian Kolaka Utara, Konawe, Konawe Utara, Wakatobi dan Kota baubau masing-masing satu alat pendeteksi dini gempa.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...