Google Mengklaim Johor Bahru Jadi Kota Terbesar di Singapura, Bikin Hubungan Malaysia - Singapura Memanas

Kamis, 25 Februari 2021 | 10:29 WIB
Foto : CNNIndonesia Foto : CNNIndonesia
<p>RIAU24.COM -  Jadi, bukan rahasia lagi bahwa Malaysia dan Singapura sering berselisih pendapat tentang siapa yang memiliki aspek budaya dan makanan tertentu seperti nasi lemak, cendol, dan yee sang. Untungnya, Singapura masih menganggap bahwa Johor Bahru adalah ibu kota negara bagian Johor di Malaysia. Hubungan Malaysia dan Singapua diketahui terus memanas. Awalnya, Singapura dianggap sewenang-wenang dengan menerapkan aturan baru bagi penerbangan di wilayah udara Malaysia yakni Bandara Seletar. 

Sebaliknya, Singapura menyebut kapal-kapal Malaysia melanggar wilayah perairannya.

Baca Juga: Penipu Terbesar di Dunia Itu Akhirnya Meninggal Dunia Dalam Penjara Saat Jalani Hukuman 150 Tahun

Dilansir WorldofBuzz, Johor Bahru yang menjadi salah satu kota metropolitan di Malaysia juga merupakan ibukota dari negara bagian Johor. Kota terbesar kedua di Malaysia ini sekaligus menjadi pusat pariwisata, perindustrian dan perdagangan yang terletak di Semenanjung Malaysia. Selain mempunyai beberapa obyek wisata yang bagus, di kota ini juga terdapat banyak pusat perbelanjaan yang bisa Anda kunjungi.

“Dengan jalan lintas melintasi Selat Johor yang menghubungkannya ke Singapura, itu adalah pintu gerbang untuk eksplorasi negara pulau itu. Di tepi pantai Johor Bahru adalah Istana Besar, istana kerajaan yang dibangun oleh Sultan Abu Bakar pada tahun 1866 yang sekarang menjadi tempat Museum Kerajaan Abu Bakar,” tambah mereka.

Padahal, tampaknya tidak semua orang melihat hasil ini. Satu hal yang pasti, Johor Bahru jelas bukan kota terbesar di Singapura.

Baca Juga: Bikin Merinding, Bus Hantam Truk yang Sedang Mogok di Tengah Jalan, 20 Orang Tewas

Sengketa udara dan perairan antara Malaysia-Singapura dipicu oleh rencana Negeri Jiran memperluas pelabuhannya di Johor pada 25 Oktober lalu. Tak lama setelah pengumuman itu, Singapura menyampaikan protes keras terkait rencana tersebut, dan meminta Malaysia menahan diri untuk tidak melakukan tindakan sepihak lebih lanjut.

Selain itu, Malaysia juga menyebut berencana mengambil alih kendali ruang udara di Johor, yang sejak 1974 dikelola Singapura.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...