Menu

Presiden AS Joe Biden Telepon Raja Salman, Siap Bantu Arab Saudi dari Kelompok Yang Didukung Iran

Satria Utama 26 Feb 2021, 07:44
Presiden AS Joe Biden
Presiden AS Joe Biden

RIAU24.COM -  Setelah sebelumnya berbicara dengan sejumlah pemimpin negara dunia, Presiden Amerika Serikat (AS) juga menghubungi Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud melalui telepon, Jumat (26/2/2021) dini hari waktu Riyadh.

Dalam percakapan pertama dengan sang pemimpin Arab Saudi sejak dilantik itu, Biden mengatakan dia akan berupaya meningkatkan hubungan bilateral sekuat dan setransparan mungkin.

Gedung Putih, dalam pernyataannya mengungkap, Biden dan Raja Salman membahas keamanan di kawasan serta masalah lain.

"Kedua pemimpin menegaskan sejarah dari hubungan tersebut," kata Gedung Putih, merujuk pada upaya mereka dalam melawan pengaruh Iran di kawasan. 

Keduanya juga membahas komitmen AS untuk membantu Arab Saudi mempertahankan diri dari serangan kelompok-kelompok pro-Iran. Seperti diketahui, wilayan Saudi berkali-kali menjadi target serangan rudal dan drone pemberontak Houthi Yaman.

Hal lain yang disinggung Biden kepada Raja Salman soal penerapan hak asasi manusia (HAM) serta supermasi hukum. 

"(Biden) Menegaskan pentingnya Amerika Serikat menempatkan hak asasi manusia universal dan supremasi hukum," kata Gedung Putih.

Setelah itu, Biden mengatakan kepada wartawan percakapan teleponnya dengan Raja Salman berlangsung dengan baik. Biden tak menyinggung soal pembunuhan Jamal Khashoggi dalam percakapannya. Laporan intelijen soal pembunuhan kontributor The Washington Post itu akan dirilis Biden segera. 

Beberapa sumber mengungkap, laporan CIA itu menyinggung keterlibatan putra Raja Salman, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), dalam pembunuhan yang terjadi di kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018 itu.***