Orang Terkaya di Republik Ceko Sekaligus Bos Home Credit Meninggal Dalam Kecelakaan Helikopter Saat Hendak Bermain Ski di Alaska

Kamis, 01 April 2021 | 10:00 WIB
Foto : Indiatimes Foto : Indiatimes

RIAU24.COM -  Petr Kellner, orang terkaya di Republik Ceko dengan kekayaan mencapai USD 13 miliar, meninggal secara tragis di usia 56 tahun. Kellner meninggal dalam kecelakaan helikopter saat hendak bermain ski di Alaska, seperti dilansir dari juru bicaranya.

Kellner, yang kehidupan pribadinya selama ini sangat jarang bisa disentuh oleh media, memiliki Grup PPF keuangan, telekomunikasi, teknik, dan asuransi, yang mempekerjakan 94.000 orang di seluruh dunia.

"Dengan sangat menyesal kami mengumumkan bahwa pendiri Grup PPF dan pemegang saham mayoritas, Petr Kellner meninggal secara tragis dalam kecelakaan helikopter di Alaska Range pada hari Sabtu, 27 Maret 2021," kata juru bicara Grup PPF Jitka Tkadlecova seperti dilansir dari AFP, Kamis, 30 Maret 2021.

"Penyebab kecelakaan yang menewaskan total lima orang itu sedang diselidiki," tambahnya.

Namun media online Ceko mengatakan Kellner sedang dalam perjalanan ke Alaska untuk bermain ski dengan menggunakan helikopter.

Baca Juga: Kim Jong Un Eksekusi Menteri Universitas Karena Banyak Ngeluh dan Kurang Adakan Kelas Lewat Panggilan Zoom

Apa yang sebenarnya terjadi?

Diketahui, helikopter yang membawa pemandu dan tamu dalam perjalanan heli-skiing di utara Anchorage menabrak gunung dan kemudian berguling menuruni bukit ratusan kaki, menewaskan pilot dan empat dari lima penumpang, kata para pejabat.

Di antara korban tewas dalam kecelakaan pada Sabtu malam itu adalah miliarder Petr Kellner.

Korban selamat, yang diidentifikasi sebagai David Horvath, 48, dari Republik Ceko, terdaftar dalam kondisi serius pada Senin, kata Mike Canfield, juru bicara di Providence Alaska Medical Center di Anchorage.

Diketahui helikopter sewaan, Airbus AS350 B3, "melakukan operasi heli-ski di daerah yang curam dan terpencil di Pegunungan Chugach dekat Gletser Knik, kata anggota Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Tom Chapman hari Senin selama briefing dengan wartawan.

Lokasi kecelakaan, sekitar 21 mil (34 kilometer) tenggara Palmer, hanya dapat diakses dengan helikopter karena medan yang berat dan kondisi bersalju. Palmer terletak sekitar 45 mil (72 kilometer) di utara Anchorage.

 

Baca Juga: Remaja Ini Ciptakan Situs Merek Kecantikan Palsu Untuk Membantu Korban KDRT Agar Melaporkannya Saat Berpura-pura Berbelanja

Mengenal lebih dekat dengan Petr Kellner

Nama Petr Kellner pastinya tak familiar dibanding nama miliuner seperti Bill Gates, Elon Musk, serta Jeff Bezos. Namun, Petr diam-diam sudah lama bercokol di deretan daftar orang terkaya dunia versi Forbes dengan harta diperkirakan mencapai USD 15,4 miliar atau setara Rp 215 triliun.

Dikutip dari Forbes, saat ini Petr berada di urutan 73 orang terkaya dunia. Ia kaya raya terutama berkat bisnis dana investasi PPF yang dirintis pada 1991 dan menjadi pemegang saham terbanyak Home Credit, yang kini beroperasi di lebih dari 10 negara. Kellner, yang memulai bisnisnya dengan menjual mesin fotokopi, mendirikan Grup PPF pada tahun 1991, dua tahun setelah jatuhnya Komunisme di bekas Cekoslowakia.  Grup dengan aset global senilai 44 miliar euro terdiri dari Home Credit International, pemberi pinjaman konsumen non-perbankan terbesar di dunia dengan aktivitas ekstensif di pasar China.

 "Kehidupan profesionalnya dikenal karena etos kerja dan kreativitasnya yang luar biasa, tetapi kehidupan pribadinya adalah milik keluarganya," kata sebuah pesan yang diposting di situs web Grup PPF.

Tidak sekedar itu, namanya juga dikenal di industri asuransi Republik Ceko. Ia jgua membuat kampanye iklan besar-besaran, untuk menarik  investor untuk berinvestasi di perusahaannya.  Bisnisnya pun berkembang pesat dan  PPF mengakuisisi saham dari sekitar 200 perusahaan senilai 5 miliar Czech Ceko. Petr mulai berfokus pada pembiayaan konsumen melalui Home Credit, sebuah perusahaan layanan cicilan.  Ia juga aktif di industri asuransi hingga kini PPF menjadi pemegang saham tunggal perusahaan asuransi Ceko.  

Pada 2007, PPF mengelola aset bernilai lebih dari 10 miliar Euro, dengan laba bersih 244 juta Euro. Pada 2009, Petr menggabungkan grup bisnisnya dengan perusahaan asuransi ternama Generali. Petr juga berfokus pada sektor energi sebanyak 29%  kepemilikan industri tersebut.  Dia terlibat dalam produksi panas dan listrik, perdagangan listrik, distribusi panas, instalasi listrik, dan bidang terkait lainnya di Republik Ceko.  

Perusahaannya juga memproduksi bus.  Pembangkit listriknya memasok energi panas bumi ke Praha, dan ke beberapa kota kecil termasuk Plzen, Pardubice, Hradec Kralove, juga ke Chrudim dan Litvinov. 

Kellner sangat menjaga privasinya dan dikenal dengan pribadi yang rendah hati.Pemakaman direncanakan hanya untuk anggota keluarga dekat, dan perusahaan meminta media untuk menghormati privasi keluarga.

PenulisR24/dev


Loading...

Terpopuler

Loading...