Menu

Tahukah Anda, Bagi Mereka yang Bermusuhan Tidak Akan Diampuni Oleh Allah Pada Malam Syaaban

Devi 9 Apr 2021, 10:03
Foto : Mstar
Foto : Mstar

RIAU24.COM - BULAN Syaaban adalah salah satu bulan besar dalam hukum Islam. Nabi (saw) melipatgandakan ibadah selama bulan ini dan disunat untuk kita meningkatkan praktik dan ibadah seperti yang disebutkan dalam hadits otentik.

Sebab, di bulan Syaaban, amalan seseorang akan diangkat oleh Allah SWT. Oleh karena itu, sebaiknya kita mengakhiri laporan amalan tahunan kita dengan melakukan ibadah dan memohon ampunan Tuhan.

Usman bin Zaid meriwayatkan: Saya telah bertanya kepada Rasulullah, wahai Rasulullah, saya tidak pernah menyaksikan jumlah puasa Anda di bulan-bulan lain seperti di bulan Syaaban; kemudian beliau menjawab, yaitu bulan Syaaban dimana banyak orang yang lalai yaitu antara bulan rejab dan bulan ramadhan; ini adalah bulan di mana semua perbuatan diangkat ke Tuhan alam semesta. Oleh karena itu, saya (Yang Mulia) ingin latihan saya diangkat saat saya berpuasa. - [HR Ahmad 20758].

Jika berbicara tentang bulan Syaaban, maka kita akan membicarakan malam Nisfu Syaaban yang merupakan malam tengah bulan Syaaban. Nisf berarti setengah dalam bahasa Arab. Maka pada malam Nisfu Syaaban ada keuntungan yang didakwakan oleh Nabi bagi siapa saja yang mengambil kesempatan.

Diantara kelebihan malam sya'ban Nisfu adalah:

Manfaatkan kesempatan ini untuk meminta maaf kepada keluarga, teman, dan kenalan.

1. Tuhan mengampuni dosa para hamba-Nya

Pada malam Nisfu Syaaban Allah akan mengampuni dosa hamba-hambanya kecuali mereka yang bertengkar dan saling bermusuhan.

Hal ini berdasarkan hadits Nabi: Sungguh, Allah SWT melihat pada malam Nisfu Sya'ban dan kemudian memaafkan semua makhluk-Nya kecuali kaum musyrik dan juga orang-orang yang bermusuhan. - [HR Ibn Majah 1380].

Tuhan tidak akan mengampuni dosa orang-orang yang memiliki sifat dengki dan Tuhan akan mengizinkan mereka melakukan ini sampai mereka mati dengan sifat itu. Sifat iri ini juga dapat diklasifikasikan dalam kelompok orang yang bermusuhan. Ada hadits yang melarang kita dari sifat iri hati ini.

Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi bersabda: Artinya: Jangan saling memarahi, saling iri, saling berpaling. Jadilah hamba Tuhan yang bersaudara. - [HR Bukhari 5612].

Doa yang diucapkan pada malam Nisfu Sya'ban diterima oleh Allah.

2. Doa akan dijawab oleh Tuhan

Sungguh, seseorang harus mencari kapan waktu terbaik untuk shalat. Ini karena, ketika kita berdoa kita ingin apa yang kita minta diterima oleh Allah.

Tahukah kita bahwa pada malam shalat Nisfu Syaaban akan diterima oleh Allah SWT? Rasulullah bersabda: Ketika malam Nisfu Syaaban (pertengahan bulan Syaaban), maka shalat di malam hari dan puasa di siang hari. Sesungguhnya Allah turun ke langit dan bumi pada saat matahari terbenam, lalu Dia berkata: "Apakah dia yang meminta ampun kepada-Ku, bahwa Aku akan memaafkannya? Apakah dia yang meminta rezeki maka Aku akan memberinya rezeki? Apakah Dia yang diuji maka saya? akan menyembuhkannya? Apakah seperti ini, dan apakah seperti ini ... sampai subuh. - [HR Ibn Majah 1378].

Imam al-Syafie telah bersabda: Doa mustajab adalah pada 5 malam, yaitu malam Jumat, malam al-Adha (Idul Adha), malam al-Fitri (Idul Fitri), malam pertama dari bulan Rajab, dan malam Nisfu Syaaban. - (al-Um, 1/264).

Celakalah mereka yang sudah pada malam Nisfu Syaaban namun masih ceroboh dan begitu sibuk dengan urusan duniawi sehingga mereka melupakan keuntungan ini. Ditambah lagi bagi mereka yang selalu saling bermusuhan sehingga orang yang bermusuhan tidak hanya kalah di malam Nisfu Syaaban tapi mereka akan selalu kalah.

Perbanyak amalan dalam persiapan memasuki bulan Ramadhan.

Hal ini berdasarkan hadits Nabi: Sesungguhnya pintu gerbang surga pada hari senin dan kamis kemudian diampuni setiap hamba yang tidak menyekutukan Tuhan dengan apapun kecuali antara dia dan saudaranya yang saling bermusuhan. Kemudian dikatakan: Tangguhkan keduanya sampai mereka damai, tangguhkan keduanya sampai mereka damai, tangguhkan keduanya sampai mereka damai. - [HR Muslim 4652].

Memeriahkan bulan Syaaban termasuk Nisfu Syaaban yang jatuh pada tanggal 29 Maret 2021 dengan ibadah seperti mengaji, bertaubat, memohon ampunan, sholat, solat hajat dan lain sebagainya merupakan amalan ibadah yang baik untuk mendekatkan diri. Allah.

Semoga kita semua bersatu dan meningkatkan amalan ibadah, meningkatkan ketakwaan dan melakukan amalan yang diminta.

Dilansir dari khotbah Dr. Nur Mohammad Hadi Zahalan (Hadi Almaghribi), seorang pembicara independen dan selebriti TV Al-Hijrah.