Wanita Ini Syok Berat Usai Melihat Tubuh Putranya yang Meninggal Karena Digantung Oleh Para Penduduk di Bengal Barat

Selasa, 13 April 2021 | 13:08 WIB
Foto : Indiatimes Foto : Indiatimes

RIAU24.COM -  Sehari setelah seorang polisi Bihar digantung oleh massa dalam penggerebekan di Benggala Barat, ibunya yang sudah tua pingsan dan meninggal setelah melihat mayat tersebut. Dia berasal dari desa Jankinagar di distrik Purnea, sesuai laporan di TNN.

Dilaporkan seorang polisi bernama Ashwini Kumar dari kantor polisi Kishanganj digantung sampai mati di desa Pantapada di Benggala Barat pada tanggal 10 April.

Diketahui dia pergi ke sana untuk penggerebekan sehubungan dengan kasus pencurian sepeda motor. Jasadnya akhirnya berhasi;l dibawa pulang. Saat melihatnya, ibunya Urmila Devi pingsan dan akhirnya meninggal, seperti dilansir dari The Indian Express.

Baca Juga: 12 Cara Efektif untuk Mengamankan Rumah Anda Dari Pencuri

Ritual penguburan untuk ibu-anak ini dilakukan di desa leluhur mereka pada hari Minggu.

Tujuh polisi Kishangan, yang merupakan bagian dari tim yang pergi ke Benggala Barat untuk penggerebekan, telah ditempatkan di bawah skorsing karena dituduh melalaikan tugas saat mereka meninggalkan Kumar dan melarikan diri ketika massa menyerang mereka selama penggerebekan.

Baca Juga: Patroli Polisi Diadang ABG Bersenjata Celurit, Akhir Kisahnya Berakhir Seperti Ini

Pengawas polisi Kishangang (SP) Kumar Ashish sebelumnya mengatakan bahwa SHO dibunuh karena kurangnya bantuan dari Kepolisian Benggala Barat.

"Sesuai ketentuan CrPC, tim polisi dapat melakukan penggerebekan di yurisdiksi kantor polisi lain ... Seandainya mereka membantu kami, petugas kami akan diselamatkan," kata laporan itu mengutip Kishangang SP.

Sejauh ini, Kepolisian Benggala Barat telah menangkap lima tersangka sehubungan dengan hukuman mati oleh petugas Kepolisian Bihar.

Tiga tersangka ditangkap pada hari Sabtu, sementara dua lainnya ditahan pada hari Minggu.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...