Menu

Amerika Akui Makin Terancam, Sebut China Sebagai Ancaman Tak Tertandingi di Dunia

Satria Utama 15 Apr 2021, 09:36
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAU24.COM -  Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat (AS) Avril Haines menyatakan China sebagai "ancaman tak tertandingi" bagi negara tersebut.  Bukan hanya karena China dapat melakukan agresi lewat kekuatan militernya, namun juga memiliki kemampuan siber dan pengaruh ekonomi.

"China semakin menjadi pesaing dekat yang menantang Amerika Serikat  di berbagai arena, sambil mendorong untuk merevisi norma global dengan cara yang mendukung sistem China yang otoriter," ujar Haines ketika berbicara di hadapan Komite Intelijen Senat pada Rabu  (14/4).

Haines dan para direktur badan intelijen lainnya melakukan audiensi publik pertama dalam dua tahun terakhir dengan tema "Ancaman Dunia".

Direktur Badan Intelijen Pusat William Burns, Direktur Investigasi Biro Federal Christopher Wray, Direktur Jenderal Badan Keamanan Nasional Paul Nakasone ,dan Direktur Badan Intelijen Pertahanan Letnan Jenderal Scott Berrier juga ikut memberikan pemaparan.

"(China) juga memiliki kemampun siber yang substansial yang jika diterapkan, minimal, dapat  menyebabkan gangguan sementara yang dilokalkan ke infrastruktur penting di Amerika Serikat," lanjutnya, seperti dikutip RMOL dari Reuters.

Dalam pernyataannya, Haines juga menyoroti upaya Rusia untuk merusak pengaruh AS, kontribusi Iran terhadap ketidakstabilan Timur Tengah, potensi upaya Korea Utara, hingga terorisme global dan perpecahan Washington dengan para sekutunya.

Ketua Komite, Senator Demokrat Mark Warner menyampaikan kekhawatirannya atas upaya Beijing yang memimpin teknologi 5G dan mungkin teknologi baru lainnya. ***