Menu

Begini Adab Membaca Alquran Sesuai Ajaran Rasulullah

Azhar 17 Apr 2021, 07:59
Ilustrasi membaca Alquran. Foto: RRI
Ilustrasi membaca Alquran. Foto: RRI

RIAU24.COM -  Nabi akhir zaman, Muhammad Sallahualaihiwassalam mengajarkan berbagai adab pada umat manusia.

Termasuk adad dalam membaca Alquran dikutip dari NU Oline, Sabtu, 17 April 2021.

Adab ini merujuk pada hadits yang terkumpul dalam kitab Asy-Syamail Al-Muhammadiyyah (Imam At-Tirmidzi, 2016).

Dimana, Rasul membaca Al-Quran dengan jelas.

Rasul membaca Alquran dengan suara yang jelas sehingga tidak ada satupun huruf yang terdengar samar.

Lalu Rasulullah membaca setiap panjang pendek huruf dalam Al Quran dengan kaidah tajwid yang baik dan benar. Meski saat itu belum dijelaskan secara gamblang terkait ilmu tajwid.

Ilmu Tajwid baru berkembang saat ini merujuk pada setiap cara Rasul membaca Al Quran.

Yang berikutnya Rasul kerap berhenti sejenak di setiap ayat. Beliau tidak memaksakan diri untuk membaca terus Alquran. Apa lagi membacanya dengan cepat.

Semua ini tertuang dalam hadits riwayat yang disampaikan Ummu Salamah ra.

"Beliau membaca ayat ‘Alhamdulillah raabil alamin’, lalu berhenti. Kemudian beliau membaca ‘Arrahmanirrahim’, lalu berhenti lagi. Setelah itu, beliau membaca ayat ‘Maliki yaumiddin."

Berikutnya, Rasul membaca Al Quran dengan suara yang lantang (jahr). Namun, kadang dengan suara yang lirih.

Dalam suatu kisah, Abu Qais bertanya kepada Sayyidah Aisyah tentang bagaimana cara Rasulullah membacaAl-Qur’an. Sayyidah Aisyah kemudian menjawab bahwa terkadang Rasulullah membaca Al Quran dengan suara nyaring dan terkadang dengan suara lirih.

Salah satunya terjadi saat peristiwa Fathu Makkah, Rasulullah membaca Surat Al-Fath dengan suara yang lantang dan menggema sembari menunggangi unta.

Hal ini disaksikan oleh Abdullah bin Mughaffal dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Tirmidzi, Bukhari, Muslim, Abu Daud, dan Ahmad. Terakhir, membaca Al-Qur’an dengan suara indah. Rasulullah membaca Al Quran dengan suara yang merdu.