Menu

8 Alasan Mengapa Rumah Anda Mungkin Menjadi Sarang Serangga dan Cara Efektif Menghentikannya

Amerita 9 May 2021, 02:02
Foto : Brightside
Foto : Brightside

RIAU24.COM -  Untuk mencari makanan dan tempat berteduh, banyak serangga memilih untuk menetap di rumah Anda karena mereka dapat menemukan tempat tinggal yang sempurna. Sayangnya, pengunjung yang tidak menyenangkan ini bahkan dapat merugikan Anda dan rumah Anda.

Ada yang memakan kayu, kain, dan tumbuhan, ada pula yang bisa menyebabkan keracunan makanan dan infeksi. Jadi, penting untuk mengetahui hal-hal apa di rumah Anda yang paling mereka sukai untuk coba dan singkirkan atau batasi.

Dilansir dari Bright Side, kami berharap Anda tidak pernah menghadapi masalah ini. Anda dapat mencegah gangguan semacam ini dengan membuat beberapa perubahan sederhana di rumah Anda!

1. Buku-buku lama
Kertas tua apa pun dapat menarik serangga. Itu termasuk buku-buku lama, tumpukan koran, surat. Beberapa serangga, seperti gegat dan kecoak, memakan selulosa, jadi lebih baik jangan tinggalkan apa pun di meja, rak, atau bahkan di laci. Jika Anda tidak ingin membuang buku dan surat lama tersebut, masukkan ke dalam wadah plastik yang bisa ditutup rapat.

2. Bola lampu putih
Cahaya putih terang dan kebiruan adalah yang paling menarik bagi serangga. Sebaliknya, lampu kuning, merah muda, dan oranye adalah yang paling tidak menarik. Sebagian besar bola lampu LED adalah pilihan yang baik untuk dimiliki di rumah Anda karena cahaya putih yang dihasilkannya sebenarnya bukan putih, tetapi merupakan campuran dari berbagai warna cahaya. Namun, ada beberapa pengecualian, dan beberapa lampu LED memang menarik serangga. Jadi lebih baik menggantinya dengan bohlam yang memancarkan warna lebih hangat.

3. Kusen jendela dan pintu berwarna putih
Jika bagian luar rumah Anda dicat putih, mungkin juga menarik serangga. Jadi jika Anda memiliki masalah dengan mereka, lebih baik memilih warna seperti hijau dan biru karena kurang menarik bagi serangga. Namun, jika nyamuk adalah masalah Anda, akan lebih baik jika Anda menggunakan cat putih karena tertarik pada warna yang lebih gelap.

4. Kotak karton
Kecoak, gegat, rayap, dan serangga lainnya juga suka memakan kotak karton dan lem yang mengikatnya. Bahan berpori ini juga cocok untuk mereka tinggali karena mereka dapat menjenuhkannya dengan sekresi aroma mereka dan menarik serangga lain karena mereka suka hidup berkelompok. Jadi lebih baik membuang kardus bekas dan, jika memungkinkan, gunakan wadah plastik sebagai gantinya.

5. Kayu yang belum selesai
Lebah kayu tertarik pada kayu yang belum selesai, terutama jika ada lubang di dalamnya. Mereka mengebor kayu dan bertelur di sana. Jadi, penting untuk memastikan Anda tidak menyimpan tumpukan kayu bakar di rumah Anda, dan pagar, dek, dan atap Anda dicat dan dirawat dengan pestisida.

6. Kelembaban tinggi
Hama menyukai tempat yang lembab dan hangat karena merupakan kondisi yang sempurna bagi mereka untuk hidup dan berkembang. Anda mungkin menemukannya di ruang bawah tanah, kamar mandi, atau di dapur di sekitar area wastafel. Untuk mengontrol kelembapan, pastikan sistem drainase Anda berfungsi dengan benar dan tidak ada kebocoran. Anda juga dapat membeli humidistat untuk memeriksa tingkat kelembapan, dan memasang sistem dehumidifying.

7. Tanaman
Tanaman hias adalah hal lain yang menarik serangga ke rumah Anda. Dan itu mungkin karena Anda tidak merawatnya dengan benar. Misalnya, jika Anda menyiraminya secara berlebihan atau jika ada genangan air di piringnya, hal itu menciptakan kondisi lembab yang sempurna bagi serangga untuk hidup. Selain itu, penting untuk memastikan ada cukup pergerakan udara di dalam ruangan. Ini akan mencegah kelembapan tinggi, membantu tanah mengering, dan mengurangi pertumbuhan jamur, yang akan membuat tanaman Anda kurang menarik bagi serangga.

8. Makanan dan minuman

Jika Anda memiliki buah atau sayuran yang terlalu matang, buang atau taruh dalam wadah tertutup rapat, karena itu adalah makanan yang disukai lalat. Perhatikan juga cairan manis atau yang difermentasi, seperti soda, sirup, atau cuka. Bersihkan tumpahan dan jangan biarkan kaleng dan botol terbuka. Anda juga bisa membilasnya sebelum membuangnya ke tempat sampah.

Apakah Anda pernah mengalami masalah serangga di rumah Anda? Apa penyebabnya? Bagaimana Anda menangani mereka?