Terus Menginjak Palestina, Es Krim Bikinan Amerika Ini Mundur Dari Pasar Israel

Jumat, 23 Juli 2021 | 07:08 WIB
Es krim Ben & Jerry's. Sumber: NBC News Es krim Ben & Jerry's. Sumber: NBC News

RIAU24.COM -  Produsen es krim terkenal yang aktif mendukung kesetaraan ras, perubahan iklim dan hak-hak LGBT, Ben & Jerry's mundur dari salah satu kawasan yang diduduki Israel pada Palestina.

Terutama untuk kawasan yang disebut Tepi Barat dan Yerusalem Timur dikutip dari bbc.com, Kamis, 22 Juli 2021.

Kawasan ini dikenal lama sebagai bagian Palestina. Namun berbalik berada di bawah pendudukan Israel, dimulai tahun 1967.

Baca Juga: Gadis Cantik Ini Tiba-Tiba Membeku Setelah Minum di Klub, Sang Ibu Bagikan Video Mengerikan Untuk Menyebar Kewaspadaan

Artinya, Ben & Jerry's tak lagi dapat dinikmati oleh 600 ribu orang yahudi yang bermukim di sana.

Alasan Ben & Jerry's menarik diri lantaran aksi pendudukan Israel sudah tidak sesuai lagi dengan nilai-nilai yang mereka lakukan.

Meskipun di boikot oleh pabrikan buatan Amerika Serikat ini, warga Israel sepertinya tidak gentar.

Salah satunya diungkapkan oleh Seth Frantzman.

Dia menuliskan jika orang Israel tidak perlu khawatir dengan boikot internasional.

Baca Juga: Sebuah Laporan Sebut Jika Virus Corona Ternyata Bocor Dari Tempat Ini, Terdeteksi Sejak Agustus 2019

Alasannya karena perusahaan teknologi Israel sukses mengumpulkan sekitar US $10 miliar hanya dalam lima bulan pertama tahun 2021.

"Jika boikot seperti ini, orang bertanya-tanya seperti apa Israel tanpa boikot," tulisnya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...