Menu

Momen Ridwan Kamil Bagikan Kolotok dan Piriwit Manuk ke Anak-anak Papua, Netizen: Sangat Menyentuh, Ditunggu Tahun 2024

Rizka 6 Oct 2021, 11:41
Ridwan Kamil [Instagram/@ridwankamil]
Ridwan Kamil [Instagram/@ridwankamil]

RIAU24.COM -  Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil membagikan aktivitasnya terkait PON XX Papua melalui akun Instagramnya.

Dari Jabar, pria yang kerap disapa Kang Emil membawa mainan tradisional untuk anak-anak Papua sebagai cinderamata.

"Memberikan cindera mata permainan anak Kolotok dan Piriwit Manuk dari Jawa Barat kepada anak-anak Papua di Pasar Jayapura," tulis Ridwan Kamil sebagai keterangan foto dan video, Minggu (3/10).

Sejumlah anak-anak Papua tampak antusias menerima cinderamata dari Kang Emil tersebut. Beberapa anak tampak langsung meniup piriwit manuk alias peluit burung tersebut.

Sebelum dibagikan, Kang Emil sempat memutar-mutar kolotok tersebut. Ia lalu membagikan kepada bocah-bocah tersebut yang menerima pemberian tersebut dengan senang.

"Puta-putar," kata Kang Emil. Bocah berkaus hijau itu lalu memutar kolotok dari Kang Emil itu. "Nah!" seru dia.

Dalam video, Kang Emil terlihat tidak sendiri. Di sana tampak Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan, dan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Momen keakraban Kang Emil dan anak-anak Papua ini mendapat sorotan dari netizen, mereka turut bangga dengan sikap baik pria yang digandang-gandang menjadi calon Presiden 2024 ini.

"Di tunggu di tahun 2024 pak Emil @ridwankamil ulah lami teuing di Jabar. Mugia sa Indonesia langkung sae.. Jabar!! Bigger Stronger Better," tulis @santosafirman***

"sangat menyentuh," tulis @ridayanfanw***

"Keren pak ti semenjak walikota tos peduli ka warga papua dan ayeuna jadi gub jabar ge tetap peduli papua, papua dan jabar juara," tulis @rizkim***

Dihimpun dari berbagai sumber, kolotok merupakan mainan tradisional yang biasanya terbuat dari bambu. Cara memainkan adalah dengan diputar-putar sehingga akan keluar bunyi "tok"..."tok".

Di Yogyakarta mainan ini sering disebut otok-otok, sedangkan di Jawa Barat disebut kolotok. Ada juga yang menyebutnya klotokan. 

Piriwit manuk juga menarik perhatian. Mainan tersebut juga sudah jarang terlihat, tapi di pasar kadang-kadang masih bisa ditemukan.

Mainan tersebut digunakan dengan cara ditiup sehingga menghasilkan bunyi seperti suara burung. Karena itu pula, namanya disebut peluit burung.