10 Provinsi Penghasil Beras Terbesar di Indonesia

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:29 WIB
Foto : Tempo Foto : Tempo

RIAU24.COM -  Nasi merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia. Beberapa daerah juga merupakan penghasil beras terbesar. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras di Nusantara mencapai 17,51 juta ton gabah kering giling (GKG) pada Januari hingga Mei 2021.

Baca Juga: Ketika Al-Qur'an Beri Warning Soal Bencana Alam Gunung Semeru: Sudah Diingatkan Lebih dari 1400 Tahun Lalu


Mengutip data Kementerian  Pertanian tahun 2019, berikut 10 provinsi penghasil beras terbesar di Tanah Air:

Provinsi Jawa Tengah, dengan luas panen sekitar 1.678.479 hektar, menghasilkan gabah sekitar 9.655.653 ton atau 5.539.448 ton gabah.

Provinsi Jawa Timur, dengan luas panen 1.702.426 hektar, menghasilkan 9.580.933,88 ton gabah atau 5.496.581 ton gabah.

Provinsi Jawa Barat dengan luas panen 1.578.835 hektar menghasilkan gabah 9.084.957 ton atau 5.212.039 ton gabah.

Provinsi Sulawesi Selatan, dengan luas panen 1.010.188 hektar, menghasilkan 5.054.166 ton gabah atau 2.899.575 ton gabah.

Provinsi Sumatera Selatan dengan luas panen 539.316 hektar menghasilkan 2.603.396 ton gabah atau 1.493.568 ton gabah.

Provinsi Lampung dengan luas panen 464.103 hektare menghasilkan 2.164.089 ton gabah atau 1.241.538 ton gabah.

Provinsi Sumatera Utara, dengan luas panen 413.141 hektare menghasilkan 2.078.901 ton gabah atau 1.192.665 ton gabah.

Provinsi Aceh dengan luas panen 310.012 hektar menghasilkan 1.714.437 ton gabah atau 983.572 ton gabah.

Provinsi Sumatera Barat dengan luas panen 311.671 hektar menghasilkan 1.482.996 ton gabah atau 850.794 ton gabah.

Baca Juga: Ini Salah Satu Hubungan Terlarang Indonesia dengan Zionis Israel yang Pernah Diungkap ke Publik


Provinsi Banten dengan luas panen 303.731 hektar menghasilkan 1.470.503 ton gabah atau 843.627 ton gabah.

Perhitungan dilakukan oleh BPS dengan menggunakan metode Area Sample Framework (KSA). Pada 2019, BPS mencatat produksi beras nasional mencapai 31,31 juta ton.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...