Menu

Yerusalem Disebut Sebagai Ibu Kota Abadi Orang Yahudi, Warga Palestina Murka

Rizka 2 Mar 2022, 13:45
google
google

RIAU24.COM -  Ketika sorot mata teralihkan oleh invansi Rusia ke Ukraina, Israel dengan tega membombardir anak-anak Paestina.

Dalam serangannya, pasukan Israel menggunakan air sigung, granat kejut, dan peluru berlapis karet untuk membubarkan warga Palestina.

Tentara Israel dengan tega membombardir membubarkan dan melukai anak-anak hingga orang dewasa yang sedang berkumpul untuk memperingati Isra Miraj.

Seperti yang diketahui, Israel secara ilegal mencaplok Yerusaelm Timur pada tahun 1967 dan menganggap semua kota sebagai ibu kotanya, menggeser masyarakat Palestina dari tanah serta negaranya.

Bahkan baru-baru ini, Perdana Menteri Prancis, Jean Castex membuat pernyataan yang membuat masyarakat Palestina murka. Ia menyatakan Yerusalem sebagai 'ibu kota abadi orang-orang Yahudi'.

Tentu klaimnya itu membuat kecewa dan murka, warga Palestina sampai menggelar unjuk rasa di Jalur Gaza pada Selasa (1/3), bentuk protes dari pernyataan Perdana Menteri Prancis.

Sebuah spanduk besar pun terpampang bertuliskan 'Yerusalem adalah ibu kota abadi Palestina' dikibarkan oleh para pengunjuk rasa selama demonstrasi yang digelar oleh kelompok Palestina Hamas di Khan Younis.

"Pernyataan Castex adalah bagian dari bias yang berkelanjutan dari pembuat keputusan Prancis dan Barat terhadap pendudukan Israel,” kata pemimpin Hamas Mushir al-Masri.

Sebelumnya, terjadi pertemuan yang melibatkan Perdana Menteri Prancis dan Dewan Perwakilan Lembaga Yahudi Prancis (CRIF).

Dalam jamuan tersebutlah, Castex melontarkan klaim bahwa 'Yerusalem adalah ibu kota abadi orang-orang Yahudi'.

"Itu tidak menghentikan siapa pun untuk mengakui dan menghormati keterikatan agama lain di kota ini," ujarnya.