Menu

5 Efek Samping Jahe yang Harus Anda Waspadai, Bisa Sebabkan Keguguran

Devi 5 Jun 2022, 19:56
Foto : Internet
Foto : Internet

RIAU24.COM -  Jahe merupakan salah satu rempah-rempah yang umum dikonsumsi oleh masyarakat. Tapi tahukah Anda antioksidan ini juga memiliki efek samping? 

Jahe, juga dikenal sebagai Adrak, adalah bumbu yang populer digunakan dalam berbagai masakan. 

Sayuran akar ini memiliki rasa yang hangat, pedas dan banyak sifat terapeutik. Inilah sebabnya mengapa jahe digunakan dalam banyak pengobatan rumahan untuk menyembuhkan penyakit umum seperti pilek, batuk, masalah pencernaan, sakit perut dan bahkan sakit tubuh dan masalah kesehatan lainnya. Namun, banyak orang mengonsumsi terlalu banyak jahe, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan utama.

zxc1

Penggunaan jahe secara berlebihan dapat menyebabkan masalah jantung, diare, dan dapat meningkatkan risiko keguguran. 

Ini juga dapat bereaksi dengan obat-obatan dan mengurangi tekanan darah. Ahli herbal merekomendasikan untuk tidak mengkonsumsi lebih dari empat gram jahe dalam satu hari. Jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi, jahe dapat menghasilkan mulas, gas, kembung, mual, dan ketidaknyamanan perut. Namun, banyak dari kita menyadari potensi efek negatif dari ramuan indah ini, bahkan jika kita mengetahui manfaat dan perawatannya.

Meskipun jahe mungkin tidak mempengaruhi semua orang, jahe dapat membuat kita khawatir tanpa menyadarinya. Diberikan di bawah ini adalah efek samping jahe, dan tindakan pencegahan yang harus diwaspadai. Baca terus.

zxc2

5 Efek Samping Jahe yang harus anda ketahui :

Masalah Jantung
Jantung berdebar-debar adalah salah satu efek negatif jahe pada jantung. Jahe diketahui menyebabkan jantung berdebar, penglihatan kabur, dan insomnia dalam dosis tinggi. Ini juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah, yang dapat menyebabkan serangan jantung. Sangat disarankan untuk mengkonsumsi akar ini dalam dosis rendah.

Kontraksi Rahim
Kontraksi rahim dini adalah efek negatif jahe yang harus dihindari selama kehamilan. Inilah sebabnya mengapa ibu hamil disarankan untuk menghindari atau membatasi asupan jahe selama waktu ini. Kelebihan jahe juga dapat menyebabkan mulas yang parah dan refluks asam selama kehamilan. 
Efek jahe pada bayi yang belum lahir belum terbukti, oleh karena itu sebaiknya hindari.

Berbahaya bagi  pasien diabetes
Konsumsi jahe yang berlebihan dapat berbahaya bagi pasien diabetes. Hal ini dapat menurunkan tekanan darah dalam tubuh yang dapat menyebabkan pusing dan kelelahan. Terlalu banyak jahe, dikombinasikan dengan obat diabetes lainnya, bisa sangat berisiko. Sebelum mengonsumsi Jahe, selalu disarankan untuk mencari nasihat medis.

zxc2

Sakit Perut
Jahe meningkatkan produksi empedu, yang meningkatkan pencernaan. Namun, jika perut Anda kosong, hal ini dapat menyebabkan rangsangan lambung yang berlebihan, yang mengakibatkan iritasi pencernaan dan sakit perut. Bahan aktif dalam jahe, dianggap mengiritasi lambung, menyebabkan lebih banyak asam. Ini bisa membuat Anda merasa tidak nyaman.

Reaksi Alergi Kulit dan Mata
Dalam beberapa kasus, terlalu banyak jahe dapat menyebabkan reaksi alergi. Ruam pada kulit, serta kemerahan pada mata, sesak napas, gatal, bibir bengkak, mata gatal dan tenggorokan tidak nyaman, adalah gejala paling umum dari kondisi ini. Dalam kasus seperti itu, yang terbaik adalah berhenti menggunakan obat dan segera mengunjungi dokter.

Mengkonsumsi jahe dalam jumlah sedang dapat menghindari komplikasi ini.