Menu

Tragis! Layar LED Raksasa Jatuh Saat Konser, Anggota Boyband Ini Terancam Lumpuh

Devi 11 Aug 2022, 10:54
Tragis! Layar LED Raksasa Jatuh Saat Konser, Anggota Boyband Ini Terancam Lumpuh
Tragis! Layar LED Raksasa Jatuh Saat Konser, Anggota Boyband Ini Terancam Lumpuh

RIAU24.COM - Tragis!  Sebuah konser musik di Hong Kongberubah mencekam.

Hal ini terjadi karena adanya insiden layar jatuh. Layar LED berukuran raksasa itu menimpa dua orang anggota boyband Mirror. Konser langsung dihentikan dan keduanya dilarikan ke rumah sakit.

Beberapa penonton dikabarkan syok setelah melihat insiden mengerikan tersebut. Bahkan, salah penyanyi yang tertimpa layar diduga berisiko lumpuh. Berikut fakta-fakta selengkapnya seperti dilansir dari Boombastis, Kamis, 11 Agustus 2022.

Boyband Cantopop Mirror menggelar konser selama 12 hari di Hong Kong Coliseum. Namun pada hari keempat, layar LED raksasa yang menggantung di atas tiba-tiba jatuh dan menimpa dua anggota, yakni Mo Lee Kai Yin dan Tsz Fung Chang. Rangkaian konser yang akan digelar pada 2-6 Agustus itu pun harus dibatalkan.

Istri Chang ternyata sempat berlari ke tengah panggung untuk menyelamatkan Mo. Chang tidak bisa melihat layar LED itu. Ia berusaha menahan layar berukuran 4×4 meter itu, namun terlalu berat. Chang kemudian mendorong layar yang menimpa tubuhnya dan berhasil keluar meski hanya sebagian.

Mo Lee Kai-yin terancam lumpuh

 

Mo Lee Kai Yin dan Tsz Fung Chang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Queen Elizabeth, Hong Kong pada Kamis (28/7/2022). Kala itu, Mo dilaporkan masih sadar dan bisa berbicara. Namun tulang leher ketiga dan keempat Mo terkilir, sehingga tubuhnya tidak dapat bergerak sama sekali. Bahkan, Mo disebut-sebut bisa mengalami kelumpuhan akibat luka tersebut. Kepala dan paru-paru Mo juga mengalami cedera.

Sementara Tsz Fung Chang yang mengalami cedera di bagian kepala, panggul, dan paha sudah diperbolehkan pulang pada Jumat (29/7/2022) sore. Cedera itu membuat Chang harus menjalani fisoterapi setiap hari. Ia kini mendapatkan perawatan di CUHK Medical Centre, Hong Kong.

Mo jalani serangkaian operasi

Mo langsung menjalani operasi pertama untuk meringankan patah tulang dan pendarahan otak selebral. Kemudian pada (29/7/2022), ia menjalani operasi kedua yang berlangsung selama delapan jam. Pihak dokter menyebut operasi itu berhasil menstabilkan tulang punggungnya. Namun, Mo masih harus diintubasi dengan kondisi kritis.

Penyebab tragedi layar runtuh

Kevin Yeung Yun-hung yang menjabat sebagai Sekretaris Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Hong Kong, mengungkapkan penyelidikan awal menunjukkan bahwa layar LED itu jatuh lantaran salah satu kabel logam yang menggantungkan layar itu putus.

 

Pemerintah telah membentuk satuan tugas yang terdiri dari Departemen Tenaga Kerja, Departemen Layanan Listrik dan Mekanik serta Departemen Layanan Keamanan dan Kebudayaan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Music Nation dan MakerVille yang menyelenggarakan konser tersebut, meminta maaf dan menyatakan siap mengikuti proses penyelidikan yang dilakukan pemerintah. Mereka juga siap memberikan dukungan untuk para korban.

Sementara itu, orang tua Mo yang berada di Kanada langsung terbang ke Hong Kong demi mendampingi Mo. Ayahnya yang merupakan seorang pendeta meminta doa kepada publik untuk kesembuhan Mo. Para penggemar juga ikut memberikan doa dan dukungan bagi 12 member boyband Mirror.