Menu

Hasil Survei Capres Litbang Kompas: Anies Gandengan Ganjar, Prabowo Unggul Diatas 

Zuratul 11 Dec 2023, 11:36
Hasil Survei Capres Litbang Kompas: Anies Gandengan Ganjar, Prabowo Unggul Diatas. (Tangkapan Layar/X @hariankompas)
Hasil Survei Capres Litbang Kompas: Anies Gandengan Ganjar, Prabowo Unggul Diatas. (Tangkapan Layar/X @hariankompas)

RIAU24.COM - Survei elektabilitas calon presiden (capres) yang dirilis tim Litbang Kompas mengungkap elektabilitas Anies Baswedan mulai menempel ketat Ganjar Pranowo di peringkat tiga dan dua.

Selisih antara keduanya per survei Desember 2023, atau sekitar dua bulan menjelang pemungutan suara, hanya 0,6 persen. 

Anies di peringkat ketiga mendapat elektabilitas sebesar 17,4 persen dan Ganjar di peringkat kedua dengan 18 persen.

Sedangkan, Prabowo yang berada di peringkat pertama, unggul dengan elektabilitas mencapai 39,7 persen. 

Litbang Kompas mencatat perubahan signifikan pada tingkat elektabilitas capres tanpa pasangan cawapres.

"Saat ini Prabowo mendapat 39,7 persen, Ganjar 18 persen, Anies 17,4 persen," tulis peneliti Litbang Kompas, Bambang Setiawan di Harian Kompas, Senin (11/12).

Secara keseluruhan, kata Bambang, angka tersebut sekaligus menunjukkan elektabilitas Anies dan Ganjar mulai melebar dengan Prabowo di urutan pertama. 

Pada survei sebelumnya, Agustus 2023, selisih antara Prabowo dan Anies 12,1 persen, kini menjadi 22,3 persen.

Begitu pula dengan Ganjar dan Prabowo, yang semula unggul tipis 2,8 persen kini menjadi 21,7 persen. 

Sama pula dengan selisih elektabilitas antara Ganjar dan Anies

Pada Agustus 2023, Ganjar menurut Bambang, unggul dengan selisih 14,9 persen, kini menjadi 0,6 persen.

Bambang mengungkap, selisih elektabilitas Prabowo yang kian melebar dipicu karena pergeseran dukungan PDIP dan Presiden Joko Widodo. 

Survei Litbang Kompas menyebut suara pemilih PDIP di 2019 dari semula 60,6 persen pada survei Agustus 2023 kini menjadi 40,7 persen.

Bersamaan dengan itu, Litbang Kompas mencatat pemilih PDIP yang memberikan dukungan ke Prabowo meningkat dari 22,1 persen menjadi 35,1 persen. 

Dukungan partai-partai koalisi Prabowo disebut juga semakin solid rata-rata meningkatkan dari Agustus 2023.

Selain dipicu karena pergeseran penduduk PDIP, tingginya elektabilitas Prabowo juga disumbang oleh pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. 

Pada Agustus lalu, simpatisan Jokowi yang memilih Ganjar mencapai 48,1 persen, dan yang memilih Prabowo 22,9 persen.

Kini angkanya berubah, Prabowo didukung mayoritas simpatisan Jokowi sebesar 39,8 persen, dan yang memilih Ganjar 27,4 persen.

(***)