Menu

Populasi Lajang di Korsel 'Meledak', Banyak Pria Tak Menikah gegara Ini

Devi 11 Jan 2024, 14:21
Populasi Lajang di Korsel 'Meledak', Banyak Pria Tak Menikah gegara Ini
Populasi Lajang di Korsel 'Meledak', Banyak Pria Tak Menikah gegara Ini

RIAU24.COM - Bom waktu populasi lajang di Korea Selatan disebut bakal segera meledak, imbas dari ketidakseimbangan rasio jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Jumlah pria sudah lebih banyak ketimbang perempuan muda di Korsel.
Akibatnya, sekitar 700.000 hingga 800.000 anak laki-laki 'ekstra' Korea Selatan yang lahir sejak pertengahan 1980-an mungkin tidak dapat bertemu dengan gadis Korsel untuk dinikahi.

Profesor Sociology di Texas A&M University, Dudley L Poston, menilai peningkatan jumlah anak laki-laki Korea Selatan akan berdampak besar pada masyarakat Korsel secara keseluruhan.

Hal ini bahkan tak hanya dihadapi Negeri Ginseng, tetapi juga terjadi di China, Taiwan, sampai India.

Menurut analisis Dudley, sebagian besar negara mencatat lebih banyak anak laki-laki yang dilahirkan dibandingkan anak perempuan, yakni sekitar 105 hingga 107 anak laki-laki per 100 anak perempuan.

Rasio jenis kelamin saat lahir hampir konstan. Ketidakseimbangan gender kemungkinan besar merupakan adaptasi evolusioner terhadap fakta biologis bahwa perempuan hidup lebih lama dibandingkan laki-laki. Pada setiap tahun kehidupan, laki-laki memiliki angka kematian lebih tinggi dibandingkan perempuan.

Halaman: 12Lihat Semua