Menu

Kata Ahli Politik Australia Tentang Peluang Capres Prabowo di Pilpres 2024

Azhar 18 Jan 2024, 22:16
Capres Prabowo Subianto. Sumber: pikiran rakyat
Capres Prabowo Subianto. Sumber: pikiran rakyat

RIAU24.COM - Guru Besar Ilmu Politik Australian National University (ANU), Marcus Mietzner mengomentari besaran peluang pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.

Menurutnya, peluang Prabowo menjadi Presiden RI sudah tak terbendung lagi dikutip dari rmol.id, Kamis 18 Januari 2024.

Hal ini berkaca dari hasil survei Indikator Politik Indonesia periode 30 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024.

Pertama, selisih elektabilitas Prabowo-Gibran dengan kedua pesaingnya, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, terpaut sekitar 20 persen.

Angka tersebut tergolong besar, apalagi jika merujuk dengan pilpres di negara lain, termasuk yang sebelumnya terjadi di Indonesia.

Kedua, sambung Marcus, selisih tingkat dukungan antara Prabowo-Gibran dengan pesaingnya dalam skenario dua paslon meningkat menjadi 28 persen.

"Jadi, kalau semua data itu dikumpulkan, sulit untuk dikatakan bahwa masih ada kemungkinan untuk orang lain (dilantik) jadi presiden selain Prabowo pada 20 Oktober tahun ini," imbuh dia.

Sayang, Marcus tidak bisa memperkirakan apakah Pilpres 2024 akan berlangsung satu atau dua putaran.

"Tidak ada saat ini yang bisa memastikan atau berspekulasi apakah 1 putaran atau 2 putaran," sebutnya.