Menu

Melihat Partai Mana yang Menjadi 'Tumbal' Agar Suara PSI Bisa Naik Drastis

Azhar 3 Mar 2024, 15:20
Ketum PSI Kaesang Pangerap. Sumber: tirto.id
Ketum PSI Kaesang Pangerap. Sumber: tirto.id

RIAU24.COM - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud menduga melonjaknya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikarenakan mengambil suara partai lain.

Dia menduga, partai yang menjadi tumbalnya adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dikutip dari inilah.com, Minggu 3 Maret 2024.

"Naiknya secara signifikan suara PSI dan turunnya suara PPP semakin menegaskan bahwa ada penggelembungan suara dengan mengambil suara dari partai lain," sebut Jubir TPN Chico Hakim.

Namun kini raihan suara PPP sudah naik. Dalam real count sementara KPU per Sabtu 2 Maret 2024 pukul 21.00 WIB, suara PPP kembali ke angka empat persen.

Dia mencurigai turunnya suara PPP dikarenakan ketidaksukaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono karena mendukung Ganjar-Mahfud.

Sementara partai milik anak Jokowi, Kaesang Pangarep mendukung Prabowo-Gibran. Alhasil, PPP berusaha dijegal masuk parlemen.

"Bila ini terus terjadi hingga akhir penghitungan suara, maka masyarakat akan menilai Presiden Jokowi sebagai presiden yang menghilangkan sejarah partai Kabah (karena mendukung Ganjar–Mahfud) dari Indonesia akibat dukungannya ke PSI," sebutnya.