Menu

Kata Demokrat Jika Indonesia Dipimpin Pemenang Hasil Survei Saiful Mujani

Azhar 10 Apr 2026, 09:21
Saiful Mujani sekaligus pemilik lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Sumber: Internet
Saiful Mujani sekaligus pemilik lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Sumber: Internet

RIAU24.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon menyebut entah apa yang terjadi ketika Indonesia dipimpin oleh pemenang survei yang dilakukan oleh lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

"Coba bayangkan kalau bukan beliau (Prabowo Subianto) tapi misalnya, 2 yang lain yang kemarin didukung Pak Saiful Mujani dkk," ujarnya melalui akun X, Jumat,10 April 2026.

Dia membayangkan Indonesia akan lebih buruk dari saat ini.

"Keadaan kita mungkin tidak sebaik sekarang," ujarnya.

Dia menilai kondisi Indonesia saat ini masih relatif stabil di tengah ketidakpastian global. 

Indonesia pun beruntung dipimpin Prabowo dalam menghadapi situasi dunia yang bergejolak.

Sejumlah indikator ekonomi yang dinilainya masih terjaga seperti inflasi, defisit APBN, hingga pertumbuhan perekonomian nasional.

"Saat ini inflasi kita masih terkendali (-2persen), defisit APBN kita juga masih terjaga (mungkin naik-naik dikitlah), termasuk pertumbuhan ekonomi kita juga masih di sekitar 5 persenan," sebutnya.

Baru-baru ini adanya pelaporan terhadap pengamat politik Saiful Mujani terkait video pernyataannya yang diduga mengandung unsur makar terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Bahkan, video pernyataan Mujani tersebut viral di media sosial.

Pemilihan Presiden Indonesia 2024, pernah dilakukan SMRC.

Hasil survei SMRC pada 2023 menunjukkan bahwa dalam simulasi head to head antara Ganjar dan Prabowo, elektabilitas Ganjar berada di kisaran 46,3 persen, sementara Prabowo sekitar 42,5 persen.

Alhasil, temuan tersebut dinilai menggambarkan persaingan ketat antara kedua tokoh yang disebut sebagai kandidat kuat dalam Pilpres 2024.