Pemda Diminta Tak Asal Contek Konsep Smart City
Ilustrasi smart city. Sumber: pngtree
RIAU24.COM - Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA memerintahkan kepada kepala daerah tak asal tiru konsep smart city.
Pengembangan smart city harus disesuaikan dengan karakteristik, kebutuhan, serta potensi masing-masing daerah, dikutip dari rmol.id, Kamis 14 Mei 2026.
Baca juga: Apa Kabar Anggaran MBG 2026
Artinya, pembangunan kota cerdas tidak harus meniru daerah maupun negara lain.
"Sebab setiap wilayah memiliki tantangan, kondisi sosial, serta karakteristik yang berbeda," ujarnya.
Baca juga: Dudung Serius, Mengaku Tak Punya Dapur MBG
"Smart city bukan soal menyeragamkan teknologi, tetapi bagaimana inovasi yang dibangun mampu menjawab kebutuhan masyarakat sesuai konteks daerah masing-masing," tambahnya.
Beberapa daerah yang telah memulainya seperti Jakarta mengembangkan layanan publik digital terintegrasi.