Menu

Pemkab Siak Dukung KKN Tematik Universitas Hang Tuah, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

Lina 11 Jun 2026, 16:06
Pemkab Siak Dukung KKN Tematik Universitas Hang Tuah, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah
Pemkab Siak Dukung KKN Tematik Universitas Hang Tuah, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Daerah

RIAU24.COM - SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak menyatakan komitmennya mendukung pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hang Tuah Pekanbaru sebagai upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, saat menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi jajaran Universitas Hang Tuah Pekanbaru yang dipimpin Rektor bersama Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) di Zamrud Room Komplek Rumah Rakyat Siak, Kamis (11/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Mahadar menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepada Assoc. Prof. Ns. Lita, M.Kep., putri daerah asal Desa Lalang, Kecamatan Sungai Apit, yang kini dipercaya memimpin Universitas Hang Tuah Pekanbaru.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak dan Ibu Bupati Siak, kami mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan kepada Ibu Rektor. Semoga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mahadar.

Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Siak yang berhalangan hadir karena menjalankan agenda pemerintahan. Menurutnya, Bupati memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program yang direncanakan Universitas Hang Tuah, termasuk pelaksanaan KKN Tematik.

“Ibu Bupati sangat mengapresiasi berbagai program yang telah direncanakan oleh Universitas Hang Tuah. Pemerintah Kabupaten Siak siap membangun kolaborasi agar program-program tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala LPPM Universitas Hang Tuah, Assoc. Prof. Dr. Reno Renaldi, SKM, M.Kes, menjelaskan bahwa KKN Tematik merupakan implementasi program “Kampus Berdampak” yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Menurutnya, program tersebut dirancang agar mahasiswa dan dosen hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

“Kami ingin mahasiswa dan dosen hadir langsung di tengah masyarakat serta memberikan dampak nyata melalui program-program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Reno.

Sebanyak 454 mahasiswa dari delapan program studi akan diterjunkan dalam program tersebut. Mereka berasal dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan, Hukum, Ilmu Komunikasi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, dan sejumlah program studi lainnya.

Berbeda dengan KKN pada umumnya, KKN Tematik Universitas Hang Tuah akan menjadi awal pembentukan desa binaan yang akan didampingi secara berkelanjutan oleh mahasiswa dan dosen melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kampung.

Program yang akan dijalankan meliputi peningkatan layanan kesehatan masyarakat, penguatan tata kelola pemerintahan kampung, pemanfaatan teknologi informasi, pengembangan komunikasi publik, pemberdayaan UMKM, edukasi kebencanaan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta berbagai kegiatan lain yang mendukung pembangunan masyarakat.

Mahadar menilai konsep tersebut sangat sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Siak karena mampu menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.

“Kami menyambut baik program ini. Apalagi konsepnya tematik, berkesinambungan, dan dapat disinergikan dengan berbagai program pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut dapat dikolaborasikan dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai bidang keilmuan mahasiswa sehingga manfaatnya dapat lebih optimal dirasakan masyarakat.

Rencananya, KKN Tematik Universitas Hang Tuah akan dilaksanakan mulai 20 Juli 2026 selama satu bulan dengan bobot empat SKS dan beban kegiatan 45 jam per minggu. Sebanyak 454 mahasiswa akan ditempatkan di sejumlah kampung di Kecamatan Sungai Apit untuk melaksanakan berbagai program pengabdian masyarakat.

Mahadar berharap kerja sama ini menjadi langkah awal mempererat hubungan antara Universitas Hang Tuah dan Pemerintah Kabupaten Siak sekaligus menjadikan Siak sebagai contoh pelaksanaan KKN Tematik yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi berkelanjutan bagi pembangunan desa.

“Prinsipnya, kita ingin berkolaborasi. Semoga program KKN Tematik ini menjadi wadah pengabdian mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Siak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(Lin)