Lapas IIA Bengkalis Tuntun Para Napi Lewat Pembinaan Kerohanian
Lapas IIA Bengkalis Tuntun Para Napi Lewat Pembinaan Kerohanian
Menurutnya, hak beribadah yang setara juga dipenuhi bagi warga binaan non‑muslim. Tersedia juga gedung gereja yang representatif bagi umat kristen, pengelolaan dan pembinaan rohaninya juga didukung penuh oleh kemenag kabupaten Bengkalis lewat kehadiran pendeta dan pelayan rohani.
Selain itu, fasilitas klenteng juga disediakan khusus bagi warga binaan beragama budha maupun konghucu dari kalangan masyarakat tionghoa, agar setiap individu memiliki sarana yang layak untuk melakukan introspeksi diri dan bertobat.
“Apabila pondasi spiritual telah terbentuk dengan kuat, kesadaran dan perilaku positif untuk kembali menjadi warga masyarakat yang baik akan tumbuh secara alami,” ujarnya.