Menu

Rezeki yang Tak Selalu Wangi: Perjalanan Mahyin Mengubah Limbah Sapi Menjadi Harapan Keluarga

Devi 28 Oct 2025, 10:39
Rezeki yang Tak Selalu Wangi: Perjalanan Mahyin Mengubah Limbah Sapi Menjadi Harapan Keluarga
Rezeki yang Tak Selalu Wangi: Perjalanan Mahyin Mengubah Limbah Sapi Menjadi Harapan Keluarga

"Kalau saya berhenti, siapa yang akan menyekolahkan anak-anak saya?" katanya pelan.

Mahyin kemudian menatap tumpukan pupuk yang baru selesai dikemas. Wajahnya tersenyum, seolah mengingat perjalanan panjang yang telah dilalui.

"Dulu saya malu karena pekerjaan saya bau. Sekarang saya sadar, justru dari bau itulah saya bisa hidup, menyekolahkan anak, dan membantu banyak petani. Ternyata, rezeki memang tidak selalu wangi."

Di tempat itu, peluh bercampur dengan aroma menyengat limbah ternak. Tangannya yang sudah terbiasa mengambil, mengaduk, dan mengolah kotoran sapi tidak lagi melihatnya sebagai sesuatu yang menjijikkan.

Bagi Mahyin, di balik bau yang menempel di tubuhnya, ada sekolah anak-anaknya. Ada dapur keluarga yang tetap mengepul. Ada harapan yang terus tumbuh.

“Pekerjaan saya memang di bagian produksi pupuk. Dulu saya tidak pernah menyangka bisa hidup dari sesuatu yang orang buang,” katanya.

Halaman: 456Lihat Semua