Rezeki yang Tak Selalu Wangi: Perjalanan Mahyin Mengubah Limbah Sapi Menjadi Harapan Keluarga
Pria berusia 41 tahun itu adalah Ketua Unit Produksi Kelompok Biotama Agung Lestari, kelompok pengolah pupuk organik yang lahir dari Kelompok Tani Bhina Mukti Sari. Bersama warga lainnya, ia mengubah limbah kotoran sapi menjadi produk bernilai ekonomi melalui program Desa Energi Berdikari (DEB) yang dibina Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Bagi Mahyin, pekerjaan ini bukan sekadar mengolah pupuk. Ini adalah perjalanan mengubah pandangan tentang sesuatu yang selama ini dianggap tidak berguna.
Dari Limbah Menjadi Penghidupan
Setiap kali memasuki masa produksi, Mahyin datang ke rumah produksi bersama warga lainnya. Di sana, gundukan kotoran sapi atau yang biasa disebut kohe telah menunggu untuk diproses.
Perjalanan mengubah kotoran menjadi pupuk tidak singkat.
Kotoran sapi dikumpulkan, ditimbang, lalu dicampur dengan bahan alami seperti dedak dan cairan pengurai. Setelah itu, campuran tersebut harus melalui proses pengolahan selama sekitar dua bulan.