Rezeki yang Tak Selalu Wangi: Perjalanan Mahyin Mengubah Limbah Sapi Menjadi Harapan Keluarga
Rezeki yang Tak Selalu Wangi: Perjalanan Mahyin Mengubah Limbah Sapi Menjadi Harapan Keluarga
Sebab ia tahu, tidak semua pekerjaan harus terlihat bersih untuk menghasilkan sesuatu yang berarti.
Dari tangannya, petani mendapatkan pupuk yang lebih ramah lingkungan. Dari pekerjaannya, masyarakat mulai memahami bahwa limbah tidak selalu berakhir sebagai masalah.
“Kalau pakai pupuk kimia, tanah cepat keras. Kalau pakai kompos, hasilnya lebih stabil,” katanya.
Kini semakin banyak petani yang mulai menggunakan pupuk organik hasil olahan kelompoknya.
Baca juga: Bukan Cuma Rolling City, Vario Evo 160 Night Ride Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Honda Pekanbaru
Mahyin juga melibatkan anak-anak muda desa dalam proses produksi. Baginya, mereka harus belajar bahwa kesempatan tidak selalu datang dari pekerjaan yang terlihat bergengsi.
“Jangan gengsi. Dari kotoran sapi saja bisa hidup, asal mau bekerja keras,” ujarnya.