Dari Desa Kecil Jadi Kota, Jejak RAPP Mendorong Perubahan Pangkalan Kerinci
Para petani yang terlibat disebut mengelola sekitar 2.400 hektare lahan. Selain mendapatkan pendampingan, mereka juga memperoleh pelatihan melalui pusat pelatihan yang disediakan dalam program pemberdayaan masyarakat.
Langkah ini diarahkan untuk membuka sumber penghasilan alternatif sekaligus meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola lahan secara produktif.
Membatik hingga Menenun, Tradisi Dijadikan Sumber Penghasilan
Pemberdayaan masyarakat juga masuk ke ranah pelestarian budaya.
Sejumlah program dikembangkan untuk menjaga kerajinan tradisional sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat. Salah satunya melalui program membatik yang menyasar perempuan di sekitar wilayah operasional.
Para perempuan mendapatkan pelatihan agar mampu menghasilkan produk batik yang memiliki nilai jual. Program serupa juga dilakukan melalui pengembangan kerajinan kain tenun dengan dukungan pelatihan dan peralatan produksi.