Konflik Timur Tengah Ganggu Jalur Minyak, Apa Dampaknya bagi Indonesia?
Mantan Wakil Duta Besar Indonesia untuk Rusia sekaligus pengamat geopolitik Dian Wirengjudi.
Meski demikian, ia menilai penyebutan konflik-konflik tersebut sebagai pintu masuk Perang Dunia III masih terlalu jauh.
"Kalau perang dunia saya kira terlalu jauh," kata Dian.
Baca juga: Siapa Dalang G30S? Sejarawan Sebut Ada Enam Tafsir, Peneliti Ungkap Rantai Komando Pembunuhan 1965
Menurut dia, Perang Dunia III akan memiliki konsekuensi yang jauh berbeda apabila melibatkan negara-negara dengan persenjataan nuklir.
Ia menjelaskan, risiko terbesar muncul apabila konflik berkembang menjadi konfrontasi langsung di antara negara-negara berkekuatan nuklir.
Baca juga: Jelang Pembuktian di MK, Podcast Bambang Widjojanto Ungkap Klaim Dugaan Intervensi Pencalonan Gibran
"Kalau perang dunia terjadi lagi, kita akan kembali urusannya sama batu sama kayu," ujarnya, mengutip gambaran tentang kehancuran besar akibat perang nuklir.
Indonesia dinilai tidak perlu ikut terseret