Menu

Kabinet Bayangan Kritik Penanganan Karhutla, Soroti Tata Kelola Lahan hingga Minimnya Data Korban

Zuratul • 13 Oct 2026, 15:38
Direktur Jenderal Kampanye dan Advokasi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik. (Foto: ZuratulAiniRodhiah/ss)
Direktur Jenderal Kampanye dan Advokasi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik. (Foto: ZuratulAiniRodhiah/ss)

Iqbal menilai persoalan utamanya adalah bagaimana pemerintah mengurangi paparan asap agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

"Asap ini kita sembunyi tiap hari di rumah pun ya asapnya sudah di rumah," ujar Iqbal.

Menurut dia, menghentikan kegiatan belajar di sekolah tidak akan menyelesaikan persoalan selama sumber pencemaran masih ada. Karena itu, penanganan karhutla harus menjadi prioritas agar hak masyarakat atas kesehatan dan pendidikan dapat terlindungi.

Para pembicara juga menyoroti dampak ekonomi yang ditanggung masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang di sekitar sekolah, serta guru swasta yang penghasilannya dapat berkurang ketika kegiatan belajar dihentikan.

Untuk itu, pemerintah didorong menyiapkan dukungan bagi kelompok yang kehilangan pendapatan akibat karhutla, sekaligus memastikan pemulihan pendidikan berjalan setelah kondisi memungkinkan.

Pemerintah Diminta Mengakui Skala Persoalan

Halaman: 567Lihat Semua