MSCI Ultimatum Indonesia, Prabowo Tegas Tak Gentar: Bangsa Ini Tidak Takut Siapapun!
"Kalau perlu, kita adakan penghematan besar-besaran. Kita lebih hemat lagi nanti," kata dia.
Namun, sikap tegas pemerintah tersebut belum menjawab persoalan utama yang menjadi perhatian MSCI, yakni transparansi struktur kepemilikan saham, dugaan perdagangan terkoordinasi, serta konsistensi penegakan aturan di pasar modal.
Usulan MSCI dan Tekanan di Pasar Saham
Pada 15 Oktober 2026, MSCI mengumumkan konsultasi atas usulan perubahan klasifikasi indeks saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. Keputusan tersebut belum final. MSCI membuka periode penyampaian masukan hingga 30 April 2027 dan menjadwalkan pengumuman keputusan paling lambat 30 Juni 2027.
Dalam pengumuman resminya, MSCI menyebut kekhawatiran pelaku pasar terhadap transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan praktik perdagangan terkoordinasi. MSCI juga menilai perbaikan yang telah diumumkan otoritas Indonesia belum menunjukkan dampak yang konsisten dan terukur di seluruh pasar saham.
Dengan demikian, persoalan yang diangkat MSCI bukan sekadar perbedaan pandangan antara lembaga indeks global dan pemerintah Indonesia. Ada persoalan tata kelola yang harus dijawab melalui kebijakan, keterbukaan informasi, dan penegakan aturan yang dapat diuji.