Riset Kyoto University di PTPN IV Regional III Berhasil Optimalisasi Produksi Biogas hingga 22 Persen
Namun, Ayik menekankan bahwa proyeksi tambahan listrik tersebut masih berasal dari pengujian skala laboratorium.
Tahap berikutnya membutuhkan uji coba pada skala industri untuk memastikan teknologi mampu bekerja secara konsisten menghadapi perubahan karakteristik limbah dan kondisi operasional pabrik.
Aspek keekonomian penggunaan carbon felt juga menjadi bagian dari kajian lanjutan sebelum teknologi tersebut dapat diterapkan secara lebih luas.
Penelitian itu sendiri dilakukan di bawah bimbingan Prof. Taku Fujiwara dan Assoc. Prof. Taira Hidaka dari Kyoto University.
Dari Universitas Indonesia, riset melibatkan Dr. Nopa Dwi Maulidiany dari Program Studi Teknik Lingkungan dan Dr. Ibnu Maulana Hidayatullah dari Program Studi Teknik Bioproses.
Kolaborasi tersebut turut melibatkan Nagoya University dan Universiti Teknologi Malaysia serta mendapatkan dukungan Japan International Cooperation Agency (JICA) melalui program SATREPS dan pendanaan dari Universitas Indonesia.