Menu

Baku Tembak dengan Polisi, Nyawa Pimpinan KKB di Aceh Timur Melayang

Siswandi 25 Apr 2019, 10:39
Barang bukti yang disita petugas dari KKB Aceh Timur. Foto: int
Barang bukti yang disita petugas dari KKB Aceh Timur. Foto: int

RIAU24.COM -  Setelah terlibat baku tembak dengan petugas kepolisian, Nasir Agung, yang diketahui sebagai pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Aceh Timur, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, akhirnya tewas.

Baku tembak antara beberapa anggota KKB dan pihak Kepolisian itu, terjadi Rabu 24 April 2019 kemarin. Ketika itu, petugas dari Polda Aceh menggerebek rumah seorang petani di Kabupaten Aceh Timur, yang diduga dijadikan tempat persembunyian anggota KKB.

Benar saja, saat petugas akan melakukan penggerebekan, anggota KKB tersebut melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan kepada petugas.

"Nasir Agung tewas karena mengalami luka tembak di dada kiri. Dia tewas dalam perjalanan ke rumah sakit," terang Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Aceh, Kombes Agus Sarjito, Kamis 25 April 2019.

Lebih lanjut Agus Sarjito menuturkan, sebelum baku tembak terjadi, pihak Kepolisian menerima informasi yang menyebutkan ada anggota KKB tengah berada di sebuah rumah warga di Dusun Seuneubok Teungoh, Desa Kruet Lintang, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur.

Rumah tersebut diketahui milik petani berinisial J (32). Ketika aparat dari jajaran Polres Aceh Timur dan Polda Aceh hendak melakukan penggerebekan, anggota KKB yang berjumlah tiga orang, melawan dengan melepas tembakan.

"Satu orang anggota KKB berinisial MAH (34) asal Aceh Timur kita tangkap di lokasi. Sedangkan satu orang berinisial S alias Apuy berhasil melarikan diri," jelas Agus lagi.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita tiga pucuk senjata api jenis AK dan 400 butir amunisi. ***