Menu

Banyak Tokoh Oposisi Ditangkap, Begini Reaksi Tokoh Senior Golkar

Satria Utama 28 May 2019, 09:54
Aburizal Bakrie.
Aburizal Bakrie.

RIAU24.COM -  Beberapa tokoh oposisi telah ditangkap polisi atas tuduhan makar hingga penyebaran kabar bohong. Hal ini membuat banyak pihak prihatin. Termasuk politisi senior Partai Golkar, Aburizal Bakrie.

Mantan Ketua Umum Golkar ini berharap para tokoh itu benar-benar ingin melakukan kekerasan, bukan karena berseberangan posisi politik..
 
"Ya kita harapkan bahwa yang ditangkap itu benar bahwa mereka ingin melakukan kekerasan, bukan yang ingin damai juga ditangkap," ucap Aburizal Bakrie seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL di Bakrie Tower, Jakarta Selatan, Senin malam (27/5) seperti dilansir rmol.

Terkait aksi masyarakat turun ke jalan memprotes hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilpres 2019 yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum, beberapa waktu lalu, Abu Rizal menilai aksi protes itu tidaklah salah selama dalam koridor.

"Protes bisa dilakukan dan kita harapkan Indonesia tenang dan damai. Kita harapkan baik yang menyuarakan pendapat maupun dari polisi atau TNI menahan diri masing-masing," ucapnya.

Khusus untuk kader Golkar, mantan menteri Kesejahteraan Rakyat itu berpesan agar tetap berada di jalur konstitusional.

Seperti diketahui, polisi menangkap anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang juga pegiat media sosial, Mustofa Nahrawardaya dari kediamannya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Mustofa bahkan telah resmi berstatus tersangka penyebaran hoax melalui akun Twitternya, tanggal 24 Mei 2019.

Mustofa menyusul Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma yang lebih dulu ditahan atas tuduhan kasus makar.

Masih berkaitan tuduhan makar, kepolisian juga terus memeriksa Amien Rais, Mayjen Purn TNI Kivlan Zen, serta Permadi. ***

 

R24/bara