Menu

Said Didu Bandingkan Reaksi Pemerintah Zaman Soeharto dan Jokowi Ketika Umat Muslim Ditindas, Begini Kata Netizen

Ryan Edi Saputra 25 Dec 2019, 15:36
Kolase foto Jokowi dan Soeharto. (R24/int)
Kolase foto Jokowi dan Soeharto. (R24/int)

RIAU24.COM - JAKARTA - Soal dugaan kasus penindasan yang dilakukan China terhadap Muslim Uyghur. Muhammad Said Didu membanding-bandingkan reaksi ketika melihat masalah yang dialami umat muslim pada pemerintahan Soeharto dengan pemerintahan saat ini 

Menurutnya, perbedaannya sangat jelas. Ketika itu, umat muslim Bosnia menghadapi permasalahan, pemerintahan di zaman Soeharto seketika memberikan bantuan perjuangan.

“Jelas bedanya. Saat Umat islam Bosnia menghadapi masalah, Pak Harto dengan gigih membantu perjuangan mereka. Kini Saat umat islam Rohingya di Myanmar dan umat islam Uyghur hadapi masalah - pemerintah kita justru terkesan menyalahkan rakyatnya yg membela mereka,” kicau Said Didu dalam laman twitternya @msaid_didu.

Kicauan Said Didu ini seketika mendapatkan respon dari para netizen, beberapa netizen berkomentar bahwa perbedaan sangat jelas karena dulu Indonesia dijuluki Macan Asia.

“Jadi tau sekarang, kenapa dulu Indonesia dijuluki "Macan Asia" . Ternyata gagah membela kebenaran. Berwibawa,” kicau akun @MuhammadNuryon3

“Dan dengan bangganya mereka bilang "kita tidak akan intervensi negara lain" loh,? Bukanya politik luar negeri kita bebas aktip,” ungkap @SetiawanAriel

“Jelas bedanya, p Harto berani pak ini takut,” tambah akun @BanbangPeha

“Klo ikut membantu nanti nggak di kasih pinjam duit lagi,” cuit akun @Syaiful93310228

“Emang beda kualitas nya pak. Semua udah tau,” tulis akun @almidhana14. (R24/put)