Menu

Nekat, Meski Virus Corona Sedang Menggila, Penggemar Kampret Bacem di Daerah Ini Tetap Ramai

Satria Utama 30 Jan 2020, 09:49
Kampret Bacem /foto:tempo
Kampret Bacem /foto:tempo

Para pembeli tidak hanya dari wilayah Gunung Kidul, namun juga banyak dari luar kota. Bahkan ada yang telepon untuk diantarkan codot bacem.

Sukarwanti berpendapat, jika memang virus corona disebabkan oleh kelelawar, itu karena cara memasaknya. Bahkan di Cina ada yang mengonsumsi kelelawar mentah.

Slamet, warga Bantul yang menyukai makanan ekstrem mengaku sering makan kelelawar bacem masakan Sukarwanti ini. Ia juga percaya kalau memasaknya dengan benar, tidak akan menimbulkan penyakit justru menjadi obat. "Saya sudah langganan sejak gempa bumi Bantul 2006. Selain rasanya gurih, juga bisa mengurangi rasa sakit asam urat," kata dia.***

Halaman: 12Lihat Semua