Menu

Sempat Disindir Sebagai Anak Yang Dipaksa Bapaknya Ikut Politik, Popularitas AHY Jauh Ungguli Anak Megawati

Satria Utama 24 Feb 2020, 09:31
Agus Harimurty Yudhoyono
Agus Harimurty Yudhoyono

RIAU24.COM -  Sempat disindir Megawati Soekarnoputri soal anak politisi senior yang dipaksa ikut jejak bapaknya, ternyata popularitas Agus Harimurty Yudhoyono, anak dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kedua anak Megawati Soekarno Putri.

Berdasarkan survei Indo Barometer, popularitas AHY sebagai tokoh publik dan pejabat publik, berada di urutan kedua (82,8%), di bawah politikus Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno (87,1%). Namun AHY menggunguli putri Megawati sekaligus Ketua DPR Puan Maharani (66,5%) dan putra Megawati, Muhammad Prananda Prabowo (15,9%).

Seperti dilansir CNBC Indonesia, Indo Barometer menilai Sandiaga Uno sangat dikenal karena pernah berkampanye dan menjabat wakil gubernur DKI Jakarta serta menjadi wapres 2019 untuk Prabowo Subianto. Adapun Agus Harimurty Yudhoyono selain menjadi putra presiden SBY, namun terutama karena kampanye calon gubernur DKI Jakarta 2013. Dalam kasus Agus Harimurty Yudhoyono kembali terlihat betapa strategisnya panggung DKI Jakarta.

Survei Indo Barometer ini dilaksanakan pada 09 - 15 Januari 2020. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan 1200 responden. Margin of error sebesar ±2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%.

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Berikut ini hasil survei Indo Barometer :

Sandiaga Salahuddin Uno (87,1%),
Agus Harimurty Yudhoyono (82,8%),
Puan Maharani (66,5%),
Muhaimin Iskandar (38,1%),

Zulkifli Hasan (30,3%),
Bambang Soesatyo (24,0%),
Budi Gunawan (21,2%),
Muhammad Prananda Prabowo (15,9%), dan
Muhammad Sohibul Iman (12,3%).