Menu

Ngeri, Tubuh Balita Ini Melayang-layang di Udara Setelah Tersangkut Layang-layang

Siswandi 1 Sep 2020, 10:36
Bocah perempuan berusia 3 tahun yang sempat terbang ke udara setelah tersangkut ekor layang-layang. Foto: int
Bocah perempuan berusia 3 tahun yang sempat terbang ke udara setelah tersangkut ekor layang-layang. Foto: int

RIAU24.COM -  Tak selamanya bermain layang-layang itu menimbulkan rasa senang bagi yang melakukannya atau menontonnya. Bagi mereka yang tak awas dan waspada, bermain layang-layang malah bisa membawa kejadian yang sama sekali tak diduga. 

Begitulah yang terjadi saat digelarnya 2020 International Kite Festival, sebuah festival layang-layang yang rutin digelar di Taiwan. Untuk tahun ini, festival itu digelar Minggu (30/8/2020) waktu setempat, di Kota Hsinchu. Kota yang berada di sebelah utara Taiwan ini memang rutin jadi tuan rumah festival layang-layang, karena terenal memiliki angin kencang. 

Namun festival kali ini ternyata tidak seindah sebelumnya. Bahkan sebaliknya, festival layangan kali ini berbuntut dengan lahirnya trauma. Bagaimana tidak, seorang bocah berusia 3 tahun, nyaris celaka akibat kegiatan itu. 

DIlansir viva yang merangkum taiwan news, Selasa 1 September 2020, peristiwa itu bermula ketika balita perempuan berusia 3 tahun itu dibawa orangtuanya menyaksikan festival layang-layang. Namun nasib naas menghampirinya, ketika balita itu secara tiba-tiba terlilit ekor layang-layang pada bagian kakinya. 

Dampaknya sungguh luar biasa. Ketika angin berhembus kencang dan layang-layang mulai mengudara, si balita ikut terbang ke udara hingga mencapai ketinggian beberapa meter, hingga beberapa saat. Kejadian itu sontak saja membuat heboh, karena si balita sempat terbang kian kemari mengikuti irama gerakan layang-layang. 

Setelah angin berhenti, balita tiga tahun itu, kemudian jatuh dan berhasil ditangkap penonton sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Akibat insiden itu, Walikota Hsichun meminta maaf dan langsung membatalkan festival layang-layang itu. Dia juga berjanji untuk melakukan penyelidikan agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. Tampaknya, sang walikota benar-benar truma dan tidak menyangka insiden itu bakal terjadi. ***