Jangan Sembarang Dorong Mobil Matic Ketika Mogok, ini Alasannya

Rabu, 16 September 2020 | 10:37 WIB
Ilustrasi/net Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Kendaraan mogok memang bisa terjadi kapan dan dimana saja. Dalam kondisi tertentu, jika mobil mogok terutama bagi mobil bertransmisi manual, adalah dengan mendorongnya.

Lalu bagaimana dengan mobil bertransmisi otomatis? Apakah mobil tersebut boleh didorong seperti mobil bertransmisi manual? Simak tipsnya berikut ini.

Baca Juga: Gelar Pameran di Mal SKA, Alfa Scorpii Adakan Promo Hingga 20 September

"Mobil matik mogok disarankan harus menggunakan towing, dan wajib menggunakan towing, karena kalau dipaksakan untuk didorong akan merusak bagian transmisi," kata Instruktur Service Training Department PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Aji Prima dilansir dari Tempo.co, Rabu, 16 September 2020.

Aji menjelaskan towing diharuskan karena tidak adanya pelumasan akibat mesin yang mogok sehingga pompa oli dari transmisi itu terhenti.

Dia juga menambahkan, jika memang harus menggunakan jasa derek, sebaiknya para pemilik kendaraan harus mengetahui penggerak dari mobil tersebut apakah terdapat di depan atau di belakang.

Baca Juga: Nissan Duduki Posisi Kedua Penjualan Terlaris di Agustus, Mobil ini Jadi Pendukungnya

"Jika memang harus menggunakan jasa derek, sebaiknya pemilik harus mengetahui roda penggerak dari mobil itu sendiri. Jadi jangan sampai salah, jika roda penggerak depan, maka roda depan yang harus bergerak dan begitu sebaliknya," jelas Aji.

Meski demikian, Aji menyebutkan mendorong mobil matik diperbolehkan jika dalam keadaan darurat, dengan syarat jarak tempuhnya tidak terlalu jauh.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...