Menu

Jangan Asal Obati, Ini 5 Langkah Mengobati Luka Terkena Panas Knalpot

Riko 27 Nov 2020, 13:51
Foto (internet)
Foto (internet)

RIAU24.COM - Biasanya orang-orang setelah kakinya terkena panas dari knalpot, mereka hanya mengoleskannya dengan pasta gigi. Padahal sebenarnya hal tersebut tidak boleh dilakukan. Karena luka akan semakin terasa panas jika diolesi dengan benda tersebut. 

Oleh karena itu, supaya cedera tidak semakin parah, perhatikan tips-tips berikut ini untuk mengobati luka terkena panas knalpot sebagaimana mengutip dari Boombastis. 

Harus selalu menutup luka

Kulit yang terkena panas knalpot harus selalu ditutupi. Hal ini dilakukan agar luka terhindar dari yang namanya infeksi. Selain itu supaya cedera tidak terkena gesekan dari rok ataupun celana. Sehingga dengan begitu, luka akan lebih cepat untuk sembuh. Lalu, luka harus dibalut menggunakan kain kasa yang ringan agar tidak meninggalkan bekas dan tak menyebabkan tekanan pada kulit tersebut.

Mendinginkan kulit yang terkena knalpot

Kalau tahap pertama sudah dilakukan, langkah yang kedua adalah mendinginkan luka tersebut. Cukup dengan menyiramkan kulit tersebut menggunakan air mengalir untuk membersihkan lukanya. Tapi, jangan pernah digosok ya karena itu bukan luka biasa. Kalau dipegang, si penderita dijamin akan menjerit tak karuan. Atau kalau tak ada air, luka bisa dioleskan menggunakan gel dari lidah buaya supaya lebih cepat dingin.

Luka harus dijauhkan dari media apapun

Jika kaki sudah terkena knalpot, maka luka harus dijauhkan dari media apapun. Termasuk celana ataupun rok supaya rasa panas yang ada pada luka bisa cepat hilang. Namun harus diperhatikan ya jika ingin melepas kainnya. Supaya si penderita tidak kesakitan karena lukanya tergores dengan celana atau rok. Jadi jangan pernah untuk membiarkan luka ini tertutupi oleh apapun ya.

Jangan menarik kulit yang menggembung

Biasanya orang-orang tidak tahan melihat kulit menggembung pada luka yang terkena knalpot. Maka dari itu, mereka pasti menariknya supaya tidak membekas pada kaki. Namun, hal tersebut sebenarnya tidak boleh untuk dilakukan. Lantaran itu bisa menyebarkan kuman, infeksi pada kulit serta luka akan lebih lama untuk sembuh. Sehingga untuk kalian jangan pernah menarik luka tersebut ya. Biarkan saja sampai kulit benar-benar mengering dengan sendirinya.

Mensterilkan luka dengan sebuah larutan

Luka yang satu ini cara pensterilannya berbeda dengan cedera lainnya lho. Kalau luka lain biasanya menggunakan antiseptik, tapi jika yang ini memakai larutan garam sebagai pensterilnya. Larutan dari garam ini dipercaya bisa membantu menumbuhkan jaringan kulit serta dapat menghindari infeksi. Cara menggunakannya cukup semprotkan saja larutan tersebut ke luka, namun sedikit saja supaya tidak menimbulkan perih. Lakukan berulang kali sampai kulit benar-benar kering ya. Kemudian tutup luka dengan kain kasa yang bersih.