Menu

Di Bengkalis, Mayat Mr X Ditemukan Dalam Parit, Saluran Pernapasan Terdapat Lumpur dan Sampah

Dahari 28 Jan 2021, 00:11
Sosok mayat Mr x
Sosok mayat Mr x

RIAU24.COM - BENGKALIS - Sosok mayat laki laki Mr X  ditemukam di Jalan Campu Kotai RT03 RW05 yang menghebohkan warga Dusun Talang Pancah, Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Selasa 26 Januari 2021 kemarin.

Identitas korban Mr X saat ditemukan tersebut, dalam kondisi tidak menggunakan baju dan hanya menggunakan celana Levis panjang warna Dongker.

"Ada 4 orang saksi saat menemukan pria itu, mereka diantaranya A (31) R, L (52) dan GS (37). Saat itu pada saksi berangkat kerja untuk membersihkan pelepah di kebun sawit milik Adelwerd Simanjuntak,"ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Mandau Kompol Arvin Hariyadi, Kamis 28 Januari 2021.

Diutarakannya, saat itu, ketika saksi sedang bekerja di Kebun, melihat tangan manusia tersangkut di titian parit kebun. Selanjutnya, saksi langsung menghubungi pemilik kebun bernama Givan Simanjuntak dan segera menghubungi pihak Kepolisian.

Sekitar pukul 15.45 Wib, piket pelayanan Polsek Mandau menerima laporan terkait penemuan mayat dari petugas Bhabinkamtibmas.

"Saat di TKP dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Setelah Jenazah diangkat dari dalam Parit, korban Mr X diperlihatkan kepada masyarakat yang berada di sekitar TKP tetapi tidak ada yang mengenalinya. Pukul 17.00 Wib, korban (Mr X) dibawa ke RSUD Mandau untuk selanjutnya dilakukan Visum,"ungkapnya.

"Dari hasil visum pihak RSUD Mandau dipimpin oleh dr. Saleh Wahyudi, yang dilaksanakan pukul 17.40 Wib s/d 19.00 Wib, didapat hasil antaralain, saluran pernapasan terdapat sampah lumpur. Sedangkan tanda luka sulit dinilai, tidak terdapat lebam atau tanda-tanda trauma. Mulut dalam keadaan tertutup dan lidah tergigit. Dari hidung keluar darah, tidak dijumpai patah tulang,"ungkap Kapolsek Mandau.

Dari hasil visum dalam kesimpulan adalah mayat diperkirakan lama kematian dibawah 8 jam dan diperkiraan berumur sekitar 48-55 tahun.

"Dalam tubuh korban didapati tanda lahir tahi lalat di sebelah pundak kiri dekat leher. Selanjutnya Jenazah dititipkan di lemari pendingin kamar Mayat RSUD Mandau. Keterangan dari pihak RSUD apabila selama 1 (satu) Minggu tidak ada keluarga yang menjemput, maka Jenazah akan dimakamkan oleh Pihak RSUD,"pungkasnya.