Menu

Sejak Pandemi Covid-19 Sering Disorot Isu Konsprirasi, Akhirnya Begini Reaksi Bill Gates

Siswandi 28 Jan 2021, 16:25
Bill Gates. Foto: getty images
Bill Gates. Foto: getty images

RIAU24.COM -  Pendiri Microsoft, Bill Gates, termasuk salah satu sorot yang paling banyak disorot sejak pandemi Corona Covid-19 melanda dunia. Yang paling sering diisukan adalah adanya dugaan konspirasi bahwa Gates bakal meraup keuntungan luar biasa dengan menciptakan pandemi tersebut. Lalu bagaimana reaksinya? 

Untuk diketahui, sosok Gates mulai mendapat sorotan, setelah ia meramal bahwa salah satu hal yang patut diwaspadai pada saat ini adalah tentang pandemi yang muncul akibat virus. Pernyataan itu dilontarkannya, hanya beberapa saat sebelum pandemi Corona Covid-19 melanda dunia. 

Sejak pandemi dimulai setahun lalu, jutaan teori konspirasi telah menyebar di dunia maya. Kondisi ini juga memicu munculnya informasi yang salah tentang Covid-19, mulai dari asal-usulnya hingga motif yang bekerja untuk melawannya.

Orang-orang di media sosial menyeret nama Bill Gates dan ahli penyakit menular AS Anthony Fauci. Teori konspirasi yang tersebar itu menyebutkan, bahwa pandemi diciptakan oleh Gates dan Fauci untuk mengambil keuntungan dari penyebaran virus.

Tak hanya itu, teori itu juga menyeret soal vaksin Covid-19 yang dianggap memasukkan microchip sehingga dapat dilacak ke manusia. Apalagi, Gates rela menyumbangkan uang dalam jumlah yang begitu besar, untuk menciptakan vaksin melawan virus tersebut. 

Menanggapi hal itu, Bill Gates mengaku terkejut. Ia balik mengatakan teori konspirasi yang membawa namanya itu merupakan sesuatu yang gila dan jahat.

"Tak seorang pun akan meramalkan bahwa saya dan Dr Fauci akan menjadi begitu menonjol dalam teori-teori yang benar-benar gila dan jahat ini. Saya sangat terkejut dengan itu. Saya harap itu hilang," lontarnya, seperti dikutip detik dari reuters, Kamis 28 Januari 2021.

Salah satu teori yang ikut membuat mantan orang terkaya di dunia itu jadi terseret, adalah isu yang menyebutkan vaksin Covid-19 yang disebut-sebut memasukkan microchip yang dapat dilacak ke manusia. 

"Tapi apakah orang benar-benar percaya hal itu ?" ujar Gates balik bertanya.

"Kami benar-benar harus mendapatkan edukasi tentang hal ini selama tahun depan dan memahami. Bagaimana hal itu mengubah perilaku masyarakat dan bagaimana seharusnya kami meminimalkannya?" ujarnya lagi. 

Untuk diketahui, Bill Gates melalui badan amalnya Bill dan Melinda Gates Foundation telah berkomitmen menggelontorkan US$ 1,75 miliar untuk membantu penanganan pandemi Covid-19. Dana sebesar itu digunakan untuk mendukung pembuatan vaksin, diagnostik dan perawatan potensial. ***